{"id":109168,"date":"2026-09-29T20:03:03","date_gmt":"2026-09-29T13:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/29\/sempat-vakum-2-bulan-komunitas-kejar-kejaran-pontianak-kembali-galakkan-budaya-lari\/"},"modified":"2026-09-29T20:03:03","modified_gmt":"2026-09-29T13:03:03","slug":"sempat-vakum-2-bulan-komunitas-kejar-kejaran-pontianak-kembali-galakkan-budaya-lari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/29\/sempat-vakum-2-bulan-komunitas-kejar-kejaran-pontianak-kembali-galakkan-budaya-lari\/","title":{"rendered":"Sempat Vakum 2 Bulan, Komunitas Kejar-Kejaran Pontianak Kembali Galakkan Budaya Lari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>PONTIANAK, Fokus Berita<\/p>\n<p>Komunitas lari Kejar-Kejaran kembali aktif menggelar olahraga bersama setelah sempat vakum selama kurang lebih dua bulan.<\/p>\n<p>Kembalinya aktivitas ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat Pontianak, khususnya para pekerja dan anak muda, untuk menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar hobi.<\/p>\n<p>Ketua Harian Komunitas Kejar-Kejaran, Agustinus, mengungkapkan komunitas ini berawal dari inisiatif internal rekan kerja yang gemar berlari. Antusiasme yang tinggi kemudian membuat komunitas ini dibuka untuk umum.<\/p>\n<p>\u201cLari ini bukan cuma soal sehat, tapi juga soal kebersamaan. Kita bangun pertemanan, networking, sambil tetap jaga kesehatan di sela-sela sibuknya kerja,\u201d kata Agustinus saat ditemui di sela kegiatan, Minggu pagi.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Kejar-Kejaran selama ini rutin menggelar lari bersama setiap hari Selasa dan Minggu pagi. Sempat terhenti dua bulan karena berbagai kendala, kini dengan cuaca yang lebih mendukung, mereka memutuskan untuk start lagi.<\/p>\n<p>Menurut Agustinus, alasan memilih lari sangat sederhana. Di tengah padatnya jam kerja, tidak semua orang punya waktu ke gym atau lapangan.<\/p>\n<p>\u201cKesibukan kerja jangan jadi alasan lupa sehat. Lari itu olahraga paling simpel. Tidak butuh alat mahal, tidak butuh tempat khusus. Pakai sepatu, langsung bisa jalan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh, ia berharap Kejar-Kejaran tidak hanya berhenti sebagai komunitas hobi. Pihaknya ingin menjadi pemicu gerakan hidup sehat di Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin jadi inspirasi, terutama buat anak muda. Kalau bukan kita yang mulai peduli kesehatan, siapa lagi,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Komunitas Kejar-Kejaran terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dalam agenda lari rutin Selasa dan Minggu pagi. (Dian\/MK)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/sempat-vakum-2-bulan-komunitas-kejar-kejaran-pontianak-kembali-galakkan-budaya-lari\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sempat-vakum-2-bulan-komunitas-kejar-kejaran-pontianak-kembali-galakkan-budaya-lari\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK, Fokus Berita Komunitas lari Kejar-Kejaran kembali aktif menggelar olahraga bersama setelah sempat vakum selama kurang lebih dua bulan. Kembalinya aktivitas ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat Pontianak, khususnya para pekerja dan anak muda, untuk menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar hobi. Ketua Harian Komunitas Kejar-Kejaran, Agustinus, mengungkapkan komunitas ini berawal dari inisiatif internal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109168"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109168\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}