{"id":108996,"date":"2026-09-29T03:35:14","date_gmt":"2026-09-28T20:35:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/29\/survei-ines-catat-kepuasan-prabowo-793-persen-relawan-08-ingatkan-masalah-lapangan-kerja-dan-korupsi\/"},"modified":"2026-09-29T03:35:14","modified_gmt":"2026-09-28T20:35:14","slug":"survei-ines-catat-kepuasan-prabowo-793-persen-relawan-08-ingatkan-masalah-lapangan-kerja-dan-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/29\/survei-ines-catat-kepuasan-prabowo-793-persen-relawan-08-ingatkan-masalah-lapangan-kerja-dan-korupsi\/","title":{"rendered":"Survei INES Catat Kepuasan Prabowo 79,3 Persen, Relawan 08 Ingatkan Masalah Lapangan Kerja dan Korupsi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto dilaporkan mencapai 79,3 persen menjelang dua tahun pemerintahannya. Namun, Ketua Umum Relawan Barisan Pembaharuan 08 (BP-08) Syafrudin Budiman meminta pemerintah tidak terlena dengan angka tersebut. Persoalan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan korupsi masih perlu mendapat perhatian.<\/p>\n<p>Angka 79,3 persen itu berasal dari survei Indonesia Network Election Survey (INES). Syafrudin menilai hasil survei tersebut harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja, bukan semata-mata dijadikan ukuran keberhasilan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang paling penting, pemerintah jangan cepat berpuas diri. Angka kepuasan publik harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras,&#8221; kata Syafrudin di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 28 September.<\/p>\n<p>Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih harus ditangani pemerintah, mulai dari pemerataan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, pemberantasan korupsi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Syafrudin menilai survei INES menunjukkan adanya penerimaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo. Namun, menurutnya, hasil tersebut tetap perlu dibaca secara objektif dan disandingkan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n<p>Di bidang ekonomi, ia menyoroti pertumbuhan Indonesia yang masih positif di tengah ketidakpastian global. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II-2026. Sepanjang semester pertama tahun ini, pertumbuhan mencapai 5,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pertumbuhan ekonomi kita tetap positif. Ini penting karena pemerintahan Prabowo berjalan dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari perang dagang, gejolak geopolitik hingga perubahan rantai pasok dunia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Syafrudin meminta pertumbuhan tersebut diikuti pemerataan kesejahteraan, penciptaan pekerjaan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan daya beli masyarakat.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, revitalisasi pendidikan, dan Kampung Nelayan.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Menurut Syafrudin, program MBG berpotensi memberikan manfaat ekonomi lebih luas apabila kebutuhan pangannya dipasok oleh petani, peternak, nelayan, UMKM, dan pelaku usaha lokal.<\/p>\n<p>&#8220;MBG dan Koperasi Desa Merah Putih merupakan kombinasi kebijakan yang menarik karena menyatukan agenda sosial dengan pemberdayaan ekonomi rakyat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Di bidang infrastruktur, Syafrudin menyinggung pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025.<\/p>\n<p>Ia juga meminta pemerintah mengawal program hilirisasi agar pengolahan sumber daya alam menghasilkan nilai tambah di dalam negeri, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan penerimaan negara.<\/p>\n<p>Persoalan lain yang disorot adalah pemberantasan korupsi dan kebocoran kekayaan negara. Syafrudin meminta penegakan hukum dilakukan secara konsisten tanpa membedakan pihak yang terlibat.<\/p>\n<p>&#8220;Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten dan tidak boleh tebang pilih,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Syafrudin menyatakan BP-08 akan terus mengawal program pemerintah. Ia kembali menekankan bahwa angka kepuasan dalam survei perlu diikuti hasil pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Keberhasilan pemerintahan bukan hanya diukur dari popularitas, tetapi dari seberapa besar kebijakan negara mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596062\/survei-ines-catat-kepuasan-prabowo-79-3-persen-relawan-08-ingatkan-masalah-lapangan-kerja-dan-korupsi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto dilaporkan mencapai 79,3 persen menjelang dua tahun pemerintahannya. Namun, Ketua Umum Relawan Barisan Pembaharuan 08 (BP-08) Syafrudin Budiman meminta pemerintah tidak terlena dengan angka tersebut. Persoalan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan korupsi masih perlu mendapat perhatian. Angka 79,3 persen itu berasal dari survei Indonesia Network [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108997,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108996"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108996\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}