{"id":108974,"date":"2026-09-28T23:32:24","date_gmt":"2026-09-28T16:32:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/imip-bangun-plts-200-mw-di-morowali-industri-nikel-mulai-kurangi-ketergantungan-pada-energi-fosil\/"},"modified":"2026-09-28T23:32:24","modified_gmt":"2026-09-28T16:32:24","slug":"imip-bangun-plts-200-mw-di-morowali-industri-nikel-mulai-kurangi-ketergantungan-pada-energi-fosil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/imip-bangun-plts-200-mw-di-morowali-industri-nikel-mulai-kurangi-ketergantungan-pada-energi-fosil\/","title":{"rendered":"IMIP Bangun PLTS 200 MW di Morowali, Industri Nikel Mulai Kurangi Ketergantungan pada Energi Fosil"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Salah satu proyek yang tengah dikembangkan berkapasitas 200 megawatt peak (MWp), sementara sejumlah perusahaan di kawasan tersebut sudah mengoperasikan PLTS.<\/p>\n<p>Deputy Operational Director PT IMIP Yulius Susanto mengatakan pengembangan energi surya merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung target emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sudah berkomitmen untuk menuju green industry, salah satunya pengurangan penggunaan bahan bakar fosil,&#8221; kata Yulius di Morowali, Sulawesi Tengah, seperti dikutip dari Antara, Senin, 28 September.<\/p>\n<p>Salah satu proyek terbesar yang tengah dikembangkan adalah PLTS berkapasitas 200 MWp milik PT Sesmo. Pembangkit tersebut direncanakan menempati lahan sekitar 200 hektare.<\/p>\n<p>Sementara itu, PT Dexin Steel Indonesia (DSI) sedang membangun PLTS atap berkapasitas 66 MWp. Proyek ini menggunakan sekitar 119.800 panel surya yang dipasang pada area seluas 396.700 meter persegi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Sejumlah perusahaan lain sudah lebih dahulu memanfaatkan energi matahari. PT BTR mengoperasikan PLTS berkapasitas 9,5 MWp, disusul PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) sebesar 0,957 MWp, PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry (GCNS) sebesar 0,304 MWp, serta PT Ocean Sky Metal Industry (OSMI) sebesar 0,188 MWp.<\/p>\n<p>PT PMMI juga tengah menyelesaikan pemasangan PLTS berkapasitas 0,57 MWp. Adapun PT QMB masih memetakan kemungkinan penggunaan energi surya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.<\/p>\n<p>Yulius menjelaskan, perusahaan-perusahaan di kawasan IMIP menggunakan lokasi pemasangan panel surya yang berbeda. GCNS dan ITSS memanfaatkan area di atas kanal melalui teknologi Canal Top Solar PV, sedangkan BTR, OSMI, PMMI, QMB, dan DSI menggunakan atap bangunan industri.<\/p>\n<p>Pemasangan panel surya di atas kanal memungkinkan perusahaan memanfaatkan ruang yang sudah tersedia. Sementara itu, PLTS atap menggunakan bagian atas bangunan pabrik untuk menghasilkan listrik dari sinar matahari.<\/p>\n<p>Meski pembangunan terus diperluas, Yulius mengakui energi surya belum dapat langsung menggantikan seluruh kebutuhan energi fosil di kawasan industri tersebut.<\/p>\n<p>Pengadaan dan pemasangan PLTS membutuhkan investasi besar. Karena itu, peralihan menuju energi terbarukan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing perusahaan.<\/p>\n<p>IMIP menyatakan pengembangan PLTS diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus mengurangi emisi dari kegiatan industri.<\/p>\n<p>Yulius mengatakan pemanfaatan energi surya menjadi salah satu langkah perusahaan menuju sistem energi yang lebih beragam, sejalan dengan upaya mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/596096\/imip-bangun-plts-200-mw-di-morowali-industri-nikel-mulai-kurangi-ketergantungan-pada-energi-fosil\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Salah satu proyek yang tengah dikembangkan berkapasitas 200 megawatt peak (MWp), sementara sejumlah perusahaan di kawasan tersebut sudah mengoperasikan PLTS. Deputy Operational Director PT IMIP Yulius Susanto mengatakan pengembangan energi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108975,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108974"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108974\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108975"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}