{"id":108878,"date":"2026-09-28T14:46:15","date_gmt":"2026-09-28T07:46:15","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/gbk-dan-wajah-baru-wisata-mice-jakarta-kawasan-olahraga-menjadi-destinasi-gaya-hidup\/"},"modified":"2026-09-28T14:46:15","modified_gmt":"2026-09-28T07:46:15","slug":"gbk-dan-wajah-baru-wisata-mice-jakarta-kawasan-olahraga-menjadi-destinasi-gaya-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/gbk-dan-wajah-baru-wisata-mice-jakarta-kawasan-olahraga-menjadi-destinasi-gaya-hidup\/","title":{"rendered":"GBK dan Wajah Baru Wisata MICE Jakarta, Kawasan Olahraga Menjadi Destinasi Gaya Hidup"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"isSelectedEnd\">JAKARTA &#8211; Dalam beberapa tahun terakhir, pengalaman berkunjung ke ibu kota Jakarta semakin lekat dengan berbagai agenda gaya hidup masyarakat urban. Mulai dari olahraga, hiburan, pameran, konferensi, hingga berbagai kegiatan komunitas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya saja di kawasan Gelora Bung Karno (<a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/3381\/gbkpage2\">GBK<\/a>) yang kini perlahan mengambil peran yang lebih luas dari sekadar kompleks olahraga. Memasuki usia ke-64, GBK menunjukkan bagaimana sebuah kawasan yang memiliki sejarah panjang dapat terus beradaptasi dengan gaya hidup masyarakat perkotaan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam satu kawasan, masyarakat dan pengunjung dapat menemukan beragam aktivitas, mulai dari berolahraga, menyaksikan pertandingan, menghadiri konser, menikmati pertunjukan, mengikuti pameran, hingga datang untuk agenda konferensi dan pertemuan berskala nasional maupun internasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Perubahan fungsi kawasan ini turut memperkuat posisi GBK dalam ekosistem wisata Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) Jakarta. Di saat sebuah acara berskala besar digelar, pengalaman pengunjung tidak berhenti di dalam venue. Kehadiran peserta, penonton, pekerja kreatif, penyelenggara acara, hingga wisatawan turut bersinggungan dengan berbagai aktivitas kota di sekitarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hotel, pusat perbelanjaan, restoran, transportasi, ruang publik, hingga pelaku usaha kecil menjadi bagian dari ekosistem yang ikut merasakan pergerakan orang ketika sebuah agenda besar berlangsung. Karena itu, perkembangan kawasan GBK tidak hanya berbicara mengenai tempat penyelenggaraan acara, tetapi juga tentang bagaimana sebuah destinasi dapat menciptakan pengalaman yang lebih utuh bagi pengunjung.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sepanjang 2026, berbagai agenda memperlihatkan semakin beragamnya alasan masyarakat datang ke kawasan ini. Stadion Utama GBK tetap menjadi salah satu panggung utama untuk pertandingan sepak bola nasional maupun internasional. Di sisi lain, Indonesia Arena berkembang sebagai ruang untuk pertandingan olahraga dan konser, sementara Istora Senayan dan Tennis Indoor tetap menjadi bagian penting dari aktivitas olahraga dan hiburan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kehadiran Jakarta International Convention Center (JICC) juga memperkuat sisi MICE kawasan Senayan melalui berbagai konferensi, pameran, expo, serta kegiatan yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai sektor.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ragam kegiatan tersebut membuat pengalaman berada di GBK semakin menyerupai pengalaman mengunjungi sebuah destinasi kota. Seseorang bisa datang untuk menghadiri konferensi pada pagi hari, menikmati kuliner dan ruang publik di kawasan Senayan, kemudian melanjutkan agenda dengan menonton pertandingan atau pertunjukan pada malam hari.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi wisata MICE, kombinasi semacam ini menjadi penting. Perjalanan bisnis tidak lagi selalu identik dengan ruang rapat dan agenda formal. Peserta konferensi maupun pameran juga mencari pengalaman yang dapat melengkapi perjalanan mereka selama berada di sebuah kota.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam konteks tersebut, kawasan GBK memiliki modal yang cukup kuat. Lokasinya berada di jantung Jakarta dan terhubung dengan berbagai fasilitas kota, sekaligus memiliki ruang terbuka dan fasilitas olahraga yang telah dikenal luas oleh masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pengembangan konektivitas kawasan juga menjadi bagian dari arah tersebut. PPKGBK saat ini tengah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengelola mal atau pusat komersial mengenai peluang peningkatan konektivitas pejalan kaki, termasuk penjajakan konsep konektivitas bawah tanah yang masih berada dalam tahap koordinasi dan pengembangan konsep.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika terwujud, konektivitas yang lebih baik dapat membuat pengalaman menjelajah kawasan Senayan menjadi semakin mudah. Pengunjung dapat berpindah dari kawasan olahraga menuju pusat perbelanjaan, hotel, ruang publik, perkantoran, maupun berbagai titik aktivitas lainnya dengan pengalaman yang lebih terintegrasi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi Jakarta, perkembangan ini juga memiliki arti yang lebih luas. Sebuah acara internasional yang berlangsung di GBK berpotensi menghadirkan ribuan orang ke kota. Mereka bukan hanya menggunakan venue, tetapi juga membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan, hiburan, serta berbagai kebutuhan lain selama berada di Jakarta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Kepercayaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional dan internasional menunjukkan bahwa GBK semakin berkembang sebagai sebuah sports and entertainment district. Dampaknya juga harus dirasakan lebih luas oleh industri event, UMKM, hotel, transportasi, industri kreatif, tenaga kerja, dan perekonomian Jakarta,\u201d ujar Rakhmadi dalam keterangan persnya kepada VOI, senin, 28 September.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di sisi lain, keberadaan GBK sebagai ruang publik tetap menjadi bagian penting dari identitas kawasan. Aktivitas komunitas lari, olahraga bersama, hingga berbagai kegiatan masyarakat menunjukkan bahwa kawasan ini tidak hanya hidup ketika ada pertandingan atau konser.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kehadiran komunitas membuat GBK memiliki ritme yang berbeda sepanjang tahun. Pagi hari dapat diisi masyarakat yang berolahraga, sementara pada waktu lain kawasan dapat berubah menjadi lokasi pertandingan, festival, pameran, konser, atau pertemuan bisnis. Pergantian aktivitas inilah yang membuat kawasan tetap memiliki kehidupan di luar kalender event besar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi sebuah destinasi urban, keberagaman aktivitas tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri. GBK tidak harus diposisikan semata-mata sebagai tempat yang dikunjungi ketika ada acara besar, tetapi juga sebagai bagian dari keseharian masyarakat dan pengalaman wisata di Jakarta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;GBK sampai dengan saat ini terus menjadi kebanggaan bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia. Pengelolaan aset yang baik tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat untuk berolahraga, menyelenggarakan event yang bervariasi, serta melayani seluruh stakeholder dengan baik. Saya berharap pengelolaan GBK terus ditingkatkan tanpa batas optimal untuk mencapai hasil yang selalu lebih baik.\u201d ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Perjalanan GBK selama 64 tahun memperlihatkan bagaimana sebuah kawasan dapat terus menemukan relevansinya di tengah perubahan zaman. Dari simbol olahraga nasional, GBK kini menjadi bagian dari lanskap hiburan, komunitas, gaya hidup, dan wisata MICE Jakarta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Perkembangan tersebut sekaligus membuka peluang bagi Jakarta untuk menawarkan pengalaman yang lebih beragam kepada pengunjung. Orang datang bukan hanya karena sebuah pertandingan atau <a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/188\/konser\">konser<\/a>, tetapi juga karena ingin menikmati kota, bertemu komunitas, menghadiri agenda bisnis, melihat pameran, berolahraga, atau sekadar menghabiskan waktu di salah satu ruang publik paling ikonik di ibu kota.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/596018\/gbk-dan-wajah-baru-wisata-mice-jakarta-kawasan-olahraga-menjadi-destinasi-gaya-hidup\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Dalam beberapa tahun terakhir, pengalaman berkunjung ke ibu kota Jakarta semakin lekat dengan berbagai agenda gaya hidup masyarakat urban. Mulai dari olahraga, hiburan, pameran, konferensi, hingga berbagai kegiatan komunitas. Misalnya saja di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang kini perlahan mengambil peran yang lebih luas dari sekadar kompleks olahraga. Memasuki usia ke-64, GBK [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108879,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"1 day ago","modified":"1 day ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108878"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108878\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}