{"id":108856,"date":"2026-09-28T12:43:32","date_gmt":"2026-09-28T05:43:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/honda-qc3-skuter-listrik-ringkas-untuk-mobilitas-perkotaan\/"},"modified":"2026-09-28T12:43:32","modified_gmt":"2026-09-28T05:43:32","slug":"honda-qc3-skuter-listrik-ringkas-untuk-mobilitas-perkotaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/honda-qc3-skuter-listrik-ringkas-untuk-mobilitas-perkotaan\/","title":{"rendered":"Honda QC3, Skuter Listrik Ringkas untuk Mobilitas Perkotaan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Honda memperkenalkan QC3 sebagai skuter listrik ketiganya untuk pasar India dengan jarak tempuh hingga 145 kilometer berdasarkan pengujian IDC. Mengusung baterai 3,0 kWh yang dapat diisi ulang di rumah, Honda QC3 dirancang sebagai kendaraan praktis untuk mobilitas perkotaan.<\/p>\n<p>Honda QC3 melengkapi jajaran skuter listrik Honda di India yang sebelumnya terdiri dari QC1 dan Activa e:. Berbeda dari kedua model tersebut, QC3 menggunakan baterai tetap sehingga pengguna tidak perlu melepas dan menukar baterai untuk mengisi daya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Baterai berkapasitas 3,0 kWh tersebut memberikan jarak tempuh yang diklaim mencapai 145 kilometer atau sekitar 90 mil. Honda menyebut pengisian daya dari kondisi kosong hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 2 jam 40 menit.<\/p>\n<p>Sementara itu, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar empat jam. Honda belum mengungkapkan secara rinci angka tenaga motor listrik QC3, tetapi skuter ini menggunakan motor yang ditempatkan pada hub roda belakang untuk menggerakkan roda belakang.<\/p>\n<p>Selain sistem penggerak listrik, Honda mempertahankan sejumlah fitur yang mendukung penggunaan sehari-hari. Salah satunya adalah ruang penyimpanan di bawah jok dengan kapasitas 32 liter.<\/p>\n<p>Kapasitas tersebut menjadi yang terbesar di antara jajaran skuter listrik Honda yang saat ini dipasarkan di India. Ruang tersebut memungkinkan QC3 digunakan untuk berbagai kebutuhan mobilitas harian.<\/p>\n<p>Honda juga membekali QC3 dengan layar TFT berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung konektivitas dengan ponsel pintar dan fitur navigasi belokan demi belokan.<\/p>\n<p>Perlengkapan lainnya mencakup kunci pintar, rem cakram depan, serta roda berukuran 12 inci. Desain keseluruhan Honda QC3 dibuat sederhana dan menyerupai skuter Honda konvensional, tanpa bentuk yang terlalu futuristis.<\/p>\n<p>Untuk pasar Delhi, Honda menetapkan harga QC3 sebesar 135.000 rupee. Berdasarkan materi sumber, angka tersebut setara dengan sekitar US$1.500. Jika dikonversikan menggunakan kurs Rp17.987,49 per dolar AS, nilainya sekitar Rp27 juta.<\/p>\n<p>Honda untuk sementara membatasi penjualan QC3 di India. Kota Delhi, Agra, Cuttack, Surat, dan Kollam disebut menjadi wilayah yang memperoleh produk tersebut lebih dahulu.<\/p>\n<p>Honda QC3 menjadi bagian dari strategi elektrifikasi Honda di segmen skuter India. Model ini menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan Activa e: yang menggunakan sistem baterai yang dapat ditukar.<\/p>\n<p>Dengan baterai tetap berkapasitas 3,0 kWh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 145 kilometer, serta dukungan pengisian daya di rumah, QC3 ditujukan untuk penggunaan jarak pendek hingga menengah di lingkungan perkotaan.<\/p>\n<p>Honda belum mengonfirmasi rencana penjualan QC3 di luar India. Karena itu, belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan skuter listrik tersebut dipasarkan di negara lain, termasuk Amerika Serikat atau Filipina.<\/p>\n<p><strong>Spesifikasi Honda QC3<\/strong><\/p>\n<p>Model: Honda QC3<\/p>\n<p>Jenis: Skuter listrik<\/p>\n<p>Baterai: 3,0 kWh<\/p>\n<p>Jarak tempuh: 145 km berdasarkan pengujian IDC<\/p>\n<p>Waktu pengisian 0\u201380 persen: sekitar 2 jam 40 menit<\/p>\n<p>Waktu pengisian penuh: sekitar 4 jam<\/p>\n<p>Motor listrik: tipe hub pada roda belakang<\/p>\n<p>Kapasitas penyimpanan: 32 liter<\/p>\n<p>Layar: TFT 5 inci<\/p>\n<p>Konektivitas: Ponsel pintar dan navigasi belokan demi belokan<\/p>\n<p>Rem depan: Cakram<\/p>\n<p>Ukuran roda: 12 inci<\/p>\n<p>Harga di Delhi: 135.000 rupee atau sekitar Rp27 juta<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/motor\/595970\/honda-qc3-skuter-listrik-ringkas-untuk-mobilitas-perkotaan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Honda memperkenalkan QC3 sebagai skuter listrik ketiganya untuk pasar India dengan jarak tempuh hingga 145 kilometer berdasarkan pengujian IDC. Mengusung baterai 3,0 kWh yang dapat diisi ulang di rumah, Honda QC3 dirancang sebagai kendaraan praktis untuk mobilitas perkotaan. Honda QC3 melengkapi jajaran skuter listrik Honda di India yang sebelumnya terdiri dari QC1 dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108857,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108856","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 days ago","modified":"2 days ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108856","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108856"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108856\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}