{"id":108785,"date":"2026-09-28T06:21:10","date_gmt":"2026-09-27T23:21:10","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/danantara-dinilai-bisa-buka-alternatif-pembiayaan-perpanjangan-lrt-jakarta\/"},"modified":"2026-09-28T06:21:10","modified_gmt":"2026-09-27T23:21:10","slug":"danantara-dinilai-bisa-buka-alternatif-pembiayaan-perpanjangan-lrt-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/28\/danantara-dinilai-bisa-buka-alternatif-pembiayaan-perpanjangan-lrt-jakarta\/","title":{"rendered":"Danantara Dinilai Bisa Buka Alternatif Pembiayaan Perpanjangan LRT Jakarta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/GddnCorEKisXJj7aNj1xrJq8wiYpSXdKi0PXJxJ0P-o\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTU5MzIvMjAyNjA5MjcyMzUzLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzkwNTI4MDI2LmpwZw.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Pakar transportasi sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai rencana keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam pendanaan perpanjangan rute LRT Jakarta merupakan langkah strategis yang saling melengkapi.<\/p>\n<p>Menurut Djoko, pembangunan infrastruktur transportasi yang sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan memberikan tekanan cukup besar terhadap ruang fiskal daerah.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan infrastruktur berbasis APBD murni jelas sangat menguras ruang fiskal daerah,\u201d kata Djoko, dikutip <em>Antara<\/em>, Senin, 28 September.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, pembangunan angkutan umum di masa depan tidak lagi sekadar berfokus pada pengadaan armada. Pemerintah juga perlu berani merancang terobosan skema pembiayaan serta menempatkan transportasi sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat atas mobilitas.<\/p>\n<p>Di tengah keterbatasan ruang fiskal, menurut Djoko, sinergi investasi antara lembaga keuangan nasional dan pemerintah daerah dapat menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan konektivitas perkotaan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Djoko menyebut rencana keterlibatan Danantara dalam pendanaan perpanjangan rute LRT Jakarta, seperti koridor Manggarai-Dukuh Atas, Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS), hingga Velodrome-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, sebagai bentuk sinergi yang saling melengkapi.<\/p>\n<p>\u201cMasuknya Danantara sebagai sovereign wealth fund memberi angin segar berupa alternatif pembiayaan non-anggaran tanpa harus mengandalkan skema obligasi atau pinjaman daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, skema tersebut dapat membantu menjaga kapasitas APBD DKI Jakarta agar tetap dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan subsidi angkutan umum.<\/p>\n<p>Keterlibatan lembaga investasi berskala nasional juga menunjukkan bahwa sistem transportasi Jakarta tidak lagi dapat dipandang hanya berdasarkan batas administratif wilayah.<\/p>\n<p>\u201cTerhubungnya jaringan LRT dengan simpul-simpul moda utama, seperti Kereta Cepat Whoosh di Halim, Stasiun Integrasi Manggarai, dan kawasan JIS akan mewujudkan perpindahan moda yang mulus bagi masyarakat di kawasan aglomerasi Jabodetabek,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain menyediakan alternatif pembiayaan, Djoko menilai Danantara sebagai lembaga investasi dapat membawa perspektif bisnis dan pengelolaan komersial dalam pengembangan proyek LRT.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut dapat mendorong optimalisasi kawasan di sekitar stasiun melalui konsep Transit-Oriented Development (TOD) serta pemanfaatan hak penamaan atau <em>naming rights<\/em>.<\/p>\n<p>Dengan optimalisasi sumber pendapatan non-tiket tersebut, pendapatan LRT diharapkan dapat diperkuat untuk menopang biaya operasional sehingga sistem transportasi dapat berjalan lebih mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/595932\/danantara-dinilai-bisa-buka-alternatif-pembiayaan-perpanjangan-lrt-jakarta\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pakar transportasi sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai rencana keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam pendanaan perpanjangan rute LRT Jakarta merupakan langkah strategis yang saling melengkapi. Menurut Djoko, pembangunan infrastruktur transportasi yang sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108785","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 days ago","modified":"2 days ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108785","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108785"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108785\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}