{"id":108642,"date":"2026-09-27T12:04:30","date_gmt":"2026-09-27T05:04:30","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/27\/riau-zero-karhutla-satgas-tetap-siaga-cegah-api-kembali-muncul\/"},"modified":"2026-09-27T12:04:30","modified_gmt":"2026-09-27T05:04:30","slug":"riau-zero-karhutla-satgas-tetap-siaga-cegah-api-kembali-muncul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/27\/riau-zero-karhutla-satgas-tetap-siaga-cegah-api-kembali-muncul\/","title":{"rendered":"Riau Zero Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Api Kembali Muncul"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">PEKANBARU \u2013 Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau menunjukkan perkembangan positif. Pada Minggu (27\/9), tidak terdapat karhutla aktif yang sedang ditangani di seluruh wilayah Riau.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Situasi ini menjadi perkembangan penting setelah dalam beberapa pekan terakhir tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah wilayah, terutama kawasan gambut yang membutuhkan penanganan lebih panjang.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan karhutla di Riau saat ini terkendali. Meski tidak ada kebakaran aktif, seluruh unsur tetap mempertahankan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cAlhamdulillah, hari ini kondisi Riau zero karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,\u201d kata Edy.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurutnya, situasi karhutla yang semakin terkendali merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang selama ini berada di lapangan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pemadaman, pendinginan hingga patroli dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan lokasi yang sebelumnya terbakar tidak kembali mengeluarkan api.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cPersonel gabungan tetap siaga penuh melakukan pemantauan untuk mencegah karhutla susulan di wilayah yang sebelumnya terdampak,\u201d ujar Edy.<\/span><\/p>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/595875\/body_image_2026092712.jpeg\" alt=\"\"\/><figcaption>Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau menunjukkan perkembangan positif<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan kondisi zero karhutla tidak membuat jajaran mengendurkan langkah pencegahan. Patroli dan pengawasan tetap dilakukan, terutama di wilayah rawan serta kawasan gambut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cZero karhutla hari ini harus kita pertahankan. Personel tetap bergerak melakukan patroli dan pencegahan. Jangan sampai ketika situasi sudah terkendali, kewaspadaan justru menurun dan api kembali muncul,\u201d kata Akmadi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Polda Riau juga terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat serta pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Masyarakat kembali diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.<\/span><\/p>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/595875\/body_image_2026092712-1.jpeg\" alt=\"\"\/><figcaption>Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau menunjukkan perkembangan positif<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut Akmadi, zero karhutla harus menjadi momentum untuk menjaga Riau tetap terbebas dari kebakaran hutan dan lahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan masyarakat tetap menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali terjadi,\u201d ujar Akmadi.<\/span><\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/595875\/riau-zero-karhutla-satgas-tetap-siaga-cegah-api-kembali-muncul\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKANBARU \u2013 Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau menunjukkan perkembangan positif. Pada Minggu (27\/9), tidak terdapat karhutla aktif yang sedang ditangani di seluruh wilayah Riau. Situasi ini menjadi perkembangan penting setelah dalam beberapa pekan terakhir tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah wilayah, terutama kawasan gambut yang membutuhkan penanganan lebih panjang. Kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108642\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}