{"id":108546,"date":"2026-09-26T22:26:13","date_gmt":"2026-09-26T15:26:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/mark-zuckerberg-tolak-kesepakatan-perlambatan-ai-berbeda-sikap-dengan-bos-openai-dan-anthropic\/"},"modified":"2026-09-26T22:26:13","modified_gmt":"2026-09-26T15:26:13","slug":"mark-zuckerberg-tolak-kesepakatan-perlambatan-ai-berbeda-sikap-dengan-bos-openai-dan-anthropic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/mark-zuckerberg-tolak-kesepakatan-perlambatan-ai-berbeda-sikap-dengan-bos-openai-dan-anthropic\/","title":{"rendered":"Mark Zuckerberg Tolak Kesepakatan Perlambatan AI, Berbeda Sikap dengan Bos OpenAI dan Anthropic"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; CEO Meta Mark Zuckerberg menolak usulan agar perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan (AI) secara bersama-sama memperlambat pengembangan teknologi mereka. Sikapnya berbeda dengan sejumlah pemimpin industri AI yang menginginkan koordinasi untuk mengendalikan laju pengembangan sistem yang semakin canggih.<\/p>\n<p>Menurut Anadolu Agency, disitat Sabtu, 26 September yang mengutip wawancara NBC News, Zuckerberg berpendapat setiap perusahaan seharusnya memutuskan sendiri kapan perlu memperlambat atau menghentikan sementara pengembangan AI jika menemukan persoalan keamanan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya rasa kita tidak memerlukan koordinasi semacam itu di seluruh industri,&#8221; kata Zuckerberg.<\/p>\n<p>Ia mengatakan setiap laboratorium AI perlu meluangkan waktu yang dibutuhkan untuk menangani masalah keamanan sebelum melanjutkan pengembangan teknologinya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai risiko pengembangan AI yang kemampuannya terus meningkat.<\/p>\n<p>CEO Anthropic Dario Amodei baru-baru ini menyerukan agar perusahaan-perusahaan bekerja sama mengatur laju pengembangan AI paling mutakhir. Seruan itu mendapat dukungan dari CEO OpenAI Sam Altman, salah satu pendiri Google DeepMind Demis Hassabis, dan Elon Musk dari xAI.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>AI paling mutakhir merujuk pada sistem dengan kemampuan terdepan yang terus dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan teknologi.<\/p>\n<p>Zuckerberg tidak menolak perlambatan pengembangan AI apabila muncul risiko keamanan. Namun, menurutnya, keputusan itu cukup diambil oleh masing-masing perusahaan tanpa harus ada kesepakatan yang berlaku bagi seluruh industri.<\/p>\n<p>Ia juga menilai kepentingan bisnis sudah menjadi alasan kuat bagi perusahaan untuk memastikan produk AI mereka aman dan bermanfaat bagi pengguna.<\/p>\n<p>&#8220;Saya berpendapat ada banyak insentif komersial untuk memastikan hal ini dilakukan dengan benar,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Zuckerberg meminta para pengembang lebih berfokus pada kemampuan AI memahami keinginan dan maksud pengguna serta menangani informasi tersebut secara hati-hati.<\/p>\n<p>Menurutnya, perhatian terhadap hal itu lebih penting daripada terus berfokus pada berbagai skenario bencana yang mungkin ditimbulkan AI.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak sekali pernyataan yang dipenuhi gambaran tentang malapetaka,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sangat optimistis bahwa teknologi ini akan membawa masa depan yang sangat positif bagi semua orang,&#8221; lanjut Zuckerberg.<\/p>\n<p>Perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI semakin intensif seiring munculnya peringatan dari sejumlah peneliti dan pemimpin industri mengenai risiko sistem yang semakin canggih.<\/p>\n<p>Pada awal September, mantan peneliti Anthropic Jacob Coxon mengundurkan diri. Ia memperingatkan risiko pengembangan AI yang semakin kuat sekaligus mengkritik pendekatan sejumlah pengembang terkemuka terhadap masalah keamanan.<\/p>\n<p>Di luar perdebatan AI, Meta juga menghadapi persoalan hukum terkait dampak platform media sosialnya terhadap anak-anak dan remaja.<\/p>\n<p>Bulan lalu, perusahaan tersebut menyetujui pembayaran sekitar 18 miliar dolar AS untuk menyelesaikan gugatan yang diajukan puluhan jaksa agung negara bagian Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Gugatan itu menuduh Meta merancang platform yang membuat pengguna muda kecanduan dan menyesatkan konsumen mengenai potensi bahayanya.<\/p>\n<p>Menurut Meta, kesepakatan tersebut juga mengharuskan perusahaan menerapkan batas penggunaan harian bagi pengguna remaja, memperkuat pemeriksaan usia, serta menyediakan perangkat pengawasan tambahan bagi orang tua dan wali.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/595824\/mark-zuckerberg-tolak-kesepakatan-perlambatan-ai-berbeda-sikap-dengan-bos-openai-dan-anthropic\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; CEO Meta Mark Zuckerberg menolak usulan agar perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan (AI) secara bersama-sama memperlambat pengembangan teknologi mereka. Sikapnya berbeda dengan sejumlah pemimpin industri AI yang menginginkan koordinasi untuk mengendalikan laju pengembangan sistem yang semakin canggih. Menurut Anadolu Agency, disitat Sabtu, 26 September yang mengutip wawancara NBC News, Zuckerberg berpendapat setiap perusahaan seharusnya memutuskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108546"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108546\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}