{"id":108514,"date":"2026-09-26T18:24:13","date_gmt":"2026-09-26T11:24:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/konsumsi-listrik-159-data-center-capai-2-378-gwh-pln-hadapi-lonjakan-kebutuhan-energi-ai\/"},"modified":"2026-09-26T18:24:13","modified_gmt":"2026-09-26T11:24:13","slug":"konsumsi-listrik-159-data-center-capai-2-378-gwh-pln-hadapi-lonjakan-kebutuhan-energi-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/konsumsi-listrik-159-data-center-capai-2-378-gwh-pln-hadapi-lonjakan-kebutuhan-energi-ai\/","title":{"rendered":"Konsumsi Listrik 159 Data Center Capai 2.378 GWh, PLN Hadapi Lonjakan Kebutuhan Energi AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Kebutuhan listrik pusat data (data center) di Indonesia terus meningkat seiring perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan layanan digital. PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik dari 159 pelanggan pusat data telah mencapai 2.378 gigawatt-jam (GWh), dengan hampir seluruh kapasitas tersambung masih terkonsentrasi di Jawa, Madura, dan Bali.<\/p>\n<p>Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pertumbuhan industri pusat data menuntut pasokan listrik berkapasitas besar, stabil, dan andal. Kebutuhan energi bersih juga menjadi perhatian dalam pengembangan sektor tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Meningkatnya kebutuhan listrik dalam ekosistem data center menunjukkan semakin pentingnya infrastruktur energi bagi pertumbuhan ekonomi digital,&#8221; kata Darmawan di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 26 September.<\/p>\n<p>PLN saat ini melayani 159 pelanggan pusat data dengan total kapasitas listrik tersambung mencapai 2.038 megavolt-ampere (MVA).<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN Dini Sulistyawati mengatakan sekitar 99 persen kapasitas tersebut berada dalam sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali. Jawa Barat menjadi salah satu kawasan dengan konsentrasi pusat data terbesar.<\/p>\n<p>Namun, pembangunan pusat data mulai meluas ke luar wilayah tersebut, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.<\/p>\n<p>Perluasan ini menuntut PLN menyiapkan pembangkit dan jaringan listrik sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Perencanaan juga harus dilakukan lebih awal agar pasokan tersedia ketika pusat data mulai beroperasi.<\/p>\n<p>Darmawan mengatakan PLN akan terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan untuk mengimbangi perkembangan AI dan transformasi digital di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;PLN ingin pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan seiring dengan perkembangan sektor digital, dengan perencanaan yang dilakukan lebih awal agar kebutuhan energi dapat diantisipasi dan investasi dapat berkembang secara berkelanjutan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dini memperkirakan permintaan listrik dari industri teknologi akan terus meningkat seiring meluasnya penggunaan AI, komputasi awan, dan berbagai layanan digital.<\/p>\n<p>&#8220;Kami percaya ini baru permulaan. Kecerdasan buatan, cloud computing, layanan digital, serta pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan terus menciptakan kebutuhan listrik baru dalam skala yang sangat signifikan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurut Dini, tantangan PLN bukan hanya menambah kapasitas pasokan. Perusahaan juga harus menjaga keandalan listrik, keterjangkauan harga, dan stabilitas sistem dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Karena itu, PLN mendorong koordinasi dengan pengembang pusat data sejak tahap awal proyek. Perencanaan bersama diperlukan agar kebutuhan listrik, pembangunan jaringan, dan jadwal pengoperasian pusat data dapat diselaraskan.<\/p>\n<p>&#8220;Komitmen lebih awal dan koordinasi lebih erat dari kedua belah pihak, didukung oleh proyeksi permintaan yang lebih jelas, jadwal energisasi yang realistis, kecepatan pengembangan kapasitas yang tepat, serta kerja sama yang lebih kuat antara PLN, pelanggan, dan pemerintah,&#8221; ujar Dini.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/595807\/konsumsi-listrik-159-data-center-capai-2-378-gwh-pln-hadapi-lonjakan-kebutuhan-energi-ai\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kebutuhan listrik pusat data (data center) di Indonesia terus meningkat seiring perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan layanan digital. PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik dari 159 pelanggan pusat data telah mencapai 2.378 gigawatt-jam (GWh), dengan hampir seluruh kapasitas tersambung masih terkonsentrasi di Jawa, Madura, dan Bali. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pertumbuhan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108515,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108514","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108514"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108514\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}