{"id":108378,"date":"2026-09-26T02:16:12","date_gmt":"2026-09-25T19:16:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/kanal-bisa-menguras-air-gambut-peneliti-universitas-riau-ingatkan-risiko-kekeringan\/"},"modified":"2026-09-26T02:16:12","modified_gmt":"2026-09-25T19:16:12","slug":"kanal-bisa-menguras-air-gambut-peneliti-universitas-riau-ingatkan-risiko-kekeringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/kanal-bisa-menguras-air-gambut-peneliti-universitas-riau-ingatkan-risiko-kekeringan\/","title":{"rendered":"Kanal Bisa Menguras Air Gambut, Peneliti Universitas Riau Ingatkan Risiko Kekeringan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Pembangunan kanal di kawasan gambut dapat mengurangi cadangan air alami yang tersimpan di dalam tanah. Kondisi ini menjadi perhatian karena gambut yang mengering lebih rentan mengalami kebakaran dan sulit dipadamkan.<\/p>\n<p>Ahli gambut Universitas Riau, Sigit Sutikno, menjelaskan persoalan tersebut dalam diskusi bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah akademisi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.<\/p>\n<p>Menurut Sigit, gambut memiliki kandungan air yang sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar 90 persen. Lapisan tanah tersebut sebenarnya merupakan tempat penyimpanan air alami di bawah permukaan.<\/p>\n<p>Namun, pembangunan kanal dapat menyebabkan volume air yang tersimpan di kawasan gambut berkurang.<\/p>\n<p>&#8220;Gambut itu 90 persen adalah air. Jadi, apa yang ada di dalam tanah itu adalah underground reservoir. Cuma sering dibuat kanal-kanal, itulah yang mengurangi volume air yang ada di situ,&#8221; kata Sigit.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan air di dalam gambut sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk membantu pemadaman kebakaran. Persoalannya, masyarakat perlu memiliki cara untuk mengakses sumber air tersebut dengan cepat.<\/p>\n<p>Berdasarkan pengalaman penelitian dan pendampingan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Bengkalis, Riau, air di kawasan gambut tertentu dapat dijangkau melalui sumur dangkal dengan kedalaman sekitar satu hingga satu setengah meter.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Sigit mengatakan pembuatan sumur tersebut tidak membutuhkan peralatan rumit. Pipa dimasukkan ke dalam tanah hingga mencapai sumber air, kemudian dihubungkan dengan pompa portabel.<\/p>\n<p>Pengalaman di Bengkalis menunjukkan sumur dangkal tersebut dapat dibuat dalam waktu sekitar 10\u201315 menit.<\/p>\n<p>Selain sumur, masyarakat setempat juga menggunakan perigi atau lubang kecil untuk mengakses air gambut.<\/p>\n<p>Sigit mengingatkan pembangunan embung di kawasan gambut tidak harus berukuran besar. Menurutnya, fungsi embung di kawasan tersebut lebih diarahkan untuk mempermudah pengambilan air, bukan sekadar menampungnya.<\/p>\n<p>Lubang yang terlalu luas justru dapat memperbesar penguapan air.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan perigi berukuran satu kali dua meter yang ditempatkan dengan jarak sekitar 200 meter. Jarak tersebut disesuaikan dengan panjang selang pemadam kebakaran yang digunakan masyarakat.<\/p>\n<p>Pengalaman di Bengkalis itu dinilainya dapat menjadi bahan edukasi bagi kelompok Masyarakat Peduli Api di daerah lain, terutama dalam memanfaatkan cadangan air yang tersedia di dalam gambut.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/595744\/kanal-bisa-menguras-air-gambut-peneliti-universitas-riau-ingatkan-risiko-kekeringan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pembangunan kanal di kawasan gambut dapat mengurangi cadangan air alami yang tersimpan di dalam tanah. Kondisi ini menjadi perhatian karena gambut yang mengering lebih rentan mengalami kebakaran dan sulit dipadamkan. Ahli gambut Universitas Riau, Sigit Sutikno, menjelaskan persoalan tersebut dalam diskusi bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah akademisi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108378\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}