{"id":108376,"date":"2026-09-26T01:21:14","date_gmt":"2026-09-25T18:21:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/apa-itu-ekspatriat-ketahui-pengertian-alasan-dan-bedanya-dengan-digital-nomad\/"},"modified":"2026-09-26T01:21:14","modified_gmt":"2026-09-25T18:21:14","slug":"apa-itu-ekspatriat-ketahui-pengertian-alasan-dan-bedanya-dengan-digital-nomad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/26\/apa-itu-ekspatriat-ketahui-pengertian-alasan-dan-bedanya-dengan-digital-nomad\/","title":{"rendered":"Apa Itu Ekspatriat? Ketahui Pengertian, Alasan, dan Bedanya dengan Digital Nomad"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>YOGYAKARTA &#8211; Tinggal di negara lain bukan hanya dilakukan diplomat atau orang yang mendapat penugasan dari perusahaan multinasional. Ada juga orang yang pindah ke luar negeri untuk mengejar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, mengikuti pasangan, hingga menikmati masa pensiun. Orang-orang seperti inilah yang sering disebut sebagai ekspatriat atau expat.<\/p>\n<p>Anda mungkin sering mendengar istilah ekspatriat, terutama ketika membicarakan warga negara asing yang tinggal dan bekerja di suatu negara. Namun, ekspatriat sebenarnya memiliki pengertian yang cukup luas dan tidak selalu merujuk pada seseorang yang bekerja untuk perusahaan asing. Lantas, apa itu ekspatriat dan apa yang membedakannya dengan digital nomad?<\/p>\n<h3>Apa Itu Ekspatriat?<\/h3>\n<p>Secara sederhana, ekspatriat adalah seseorang yang tinggal di luar negara asalnya, baik untuk sementara maupun dalam jangka panjang. Istilah expatriate berasal dari bahasa Latin, yaitu ex yang berarti \u201ckeluar dari\u201d dan patria yang berarti \u201ctanah air\u201d. Dengan demikian istilah ini pada dasarnya merujuk pada seseorang yang meninggalkan negara asal untuk menjalani kehidupan di negara lain.<\/p>\n<p>Dilansir dari <em>William Russel<\/em>, alasan seseorang menjadi ekspatriat bisa sangat beragam dan tidak terbatas pada urusan pekerjaan. Seorang ekspatriat dapat bekerja, belajar, berinvestasi, menjalankan bisnis, pensiun, atau alasan pribadi lainnya. Lama tinggalnya pun tidak selalu sama karena ada yang hanya beberapa tahun, tetapi ada pula yang akhirnya menetap dalam waktu sangat lama.<\/p>\n<p>Secara umum, ekspatriat kerap dipahami sebagai orang yang pindah ke luar negeri untuk sementara dan memiliki rencana kembali ke negara asal. Karena itu, banyak ekspatriat tetap mempertahankan kewarganegaraan asal dan tidak berencana mengajukan kewarganegaraan di negara tempat mereka tinggal. Meski demikian, ada juga ekspatriat yang akhirnya memilih tinggal secara permanen setelah menemukan kualitas hidup yang dianggap lebih sesuai di negara barunya.<\/p>\n<p>Berdasarkan survei InterNations yang dikutip dari laman yang sama, salah satu faktor yang cukup dominan mendorong seseorang menjadi ekspatriat adalah pekerjaan. Tercatat 25 persen responden pindah ke luar negeri untuk memulai pekerjaan baru.<\/p>\n<p>Selain itu, sekitar 22 persen responden menyebut pilihan gaya hidup sebagai alasan pindah, misalnya untuk mencari pengalaman baru, biaya hidup yang lebih rendah, atau kesempatan mengenal budaya berbeda. Ada pula yang pindah untuk membuka usaha, menikmati masa pensiun, atau mengejar kesempatan lain yang tidak ada di negara asal.<\/p>\n<p>Alasan lainnya yakni pendidikan dan hubungan pribadi. Sebanyak 10 persen responden pindah ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan, sementara 10 persen lainnya pindah untuk tinggal di negara asal pasangan mereka. Selain itu, 6 persen mengikuti pasangan yang harus bekerja di luar negeri. Artinya, pengalaman setiap ekspatriat bisa sangat berbeda tergantung keadaan yang membuat mereka meninggalkan negara asal.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3>Apa Bedanya Ekspatriat dengan Digital Nomad?<\/h3>\n<p>Lantas, apa bedanya ekspatriat dengan digital nomad? Seperti kita ketahui, digital nomad juga tinggal dan bekerja di luar negeri. Bedanya, digital nomad memperoleh penghasilan melalui pekerjaan yang tidak terikat pada lokasi tertentu. Mereka dapat bekerja untuk perusahaan di negara asal, menjadi pekerja lepas, atau menjalankan bisnis sendiri secara daring.<\/p>\n<p>Dalam pengertian luas, digital nomad sebenarnya dapat dianggap sebagai salah satu bentuk ekspatriat karena sama-sama tinggal di luar negara asal. Bahkan, semakin banyak negara menyediakan <a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/594387\/apa-itu-visa-digital-nomad\">visa khusus digital nomad<\/a> yang memungkinkan pekerja jarak jauh tinggal selama beberapa bulan hingga beberapa tahun di luar negeri. Meski demikan, pola kehidupan digital nomad biasanya berbeda dengan ekspatriat.<\/p>\n<p>Ekspatriat cenderung menetap di satu negara untuk jangka waktu tertentu karena memiliki pekerjaan, pendidikan, keluarga, bisnis, atau kepentingan lain di tempat tersebut. Sebaliknya, digital nomad memiliki mobilitas yang lebih tinggi karena pekerjaannya dapat dilakukan dari berbagai lokasi selama tersedia fasilitas yang mendukung. Seorang digital nomad, misalnya, dapat tinggal beberapa bulan di satu negara sebelum pindah ke negara lainnya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, perbedaan utama keduanya terletak pada pola tinggal dan cara bekerja. Ekspatriat umumnya menetap di satu negara karena pekerjaan, pendidikan, keluarga, atau tujuan tertentu lainnya, sedangkan digital nomad bekerja jarak jauh sehingga lebih bebas berpindah dari satu negara ke negara lain. Jadi, digital nomad dapat termasuk dalam kategori ekspatriat ketika tinggal di luar negara asalnya, tetapi tidak semua ekspatriat merupakan digital nomad.<\/p>\n<p>Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di <a href=\"https:\/\/voi.id\/\">VOI.ID<\/a>. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/595729\/apa-itu-ekspatriat-ketahui-pengertian-alasan-dan-bedanya-dengan-digital-nomad\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA &#8211; Tinggal di negara lain bukan hanya dilakukan diplomat atau orang yang mendapat penugasan dari perusahaan multinasional. Ada juga orang yang pindah ke luar negeri untuk mengejar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, mengikuti pasangan, hingga menikmati masa pensiun. Orang-orang seperti inilah yang sering disebut sebagai ekspatriat atau expat. Anda mungkin sering mendengar istilah ekspatriat, terutama ketika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108377,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108376"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108376\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}