{"id":108370,"date":"2026-09-25T23:42:34","date_gmt":"2026-09-25T16:42:34","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/dari-1-182-permohonan-izin-di-batam-baru-423-ditangani-ratusan-masih-terkendala-persyaratan\/"},"modified":"2026-09-25T23:42:34","modified_gmt":"2026-09-25T16:42:34","slug":"dari-1-182-permohonan-izin-di-batam-baru-423-ditangani-ratusan-masih-terkendala-persyaratan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/dari-1-182-permohonan-izin-di-batam-baru-423-ditangani-ratusan-masih-terkendala-persyaratan\/","title":{"rendered":"Dari 1.182 Permohonan Izin di Batam, Baru 423 Ditangani, Ratusan Masih Terkendala Persyaratan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>BATAM &#8211; Proses perizinan usaha di Batam masih menghadapi sejumlah kendala. Dari 1.182 permohonan yang masuk selama lebih dari setahun, sebanyak 423 telah ditangani atau diterbitkan. Sementara itu, ratusan permohonan lainnya belum memenuhi persyaratan, dikembalikan untuk diperbaiki, atau masih menunggu verifikasi.<\/p>\n<p>Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat jumlah tersebut melalui sistem perizinan Online Single Submission (OSS) selama periode 1 September 2025 hingga 20 September 2026. Permohonan itu mencakup 16 sektor usaha di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.<\/p>\n<p>Dari seluruh permohonan, sebanyak 284 belum memenuhi persyaratan, 276 dikembalikan untuk diperbaiki, dan 199 masih dalam proses verifikasi.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Pelayanan BP Batam Ariastuty Sirait mengatakan setiap permohonan diproses berdasarkan kelengkapan dokumen dan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>&#8220;Data ini menunjukkan proses pelayanan perizinan terus berjalan. Setiap permohonan kami proses berdasarkan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan, sehingga pemohon mendapatkan kepastian dalam setiap tahapan layanan,&#8221; kata Ariastuty di Batam, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 25 September.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Dari berbagai jenis layanan, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) mencatat jumlah permohonan yang belum memenuhi persyaratan paling banyak.<\/p>\n<p>Sebanyak 222 permohonan pada layanan tersebut belum memenuhi persyaratan. Sementara itu, 18 telah ditangani atau diterbitkan, satu dikembalikan untuk diperbaiki, dan 21 masih dalam proses verifikasi.<\/p>\n<p>Pada layanan persetujuan lingkungan, sebanyak 144 permohonan telah ditangani atau diterbitkan. Satu permohonan belum memenuhi persyaratan, 16 dikembalikan untuk diperbaiki, dan 11 masih dalam proses pemeriksaan.<\/p>\n<p>Layanan ini mencakup sejumlah dokumen lingkungan, mulai dari Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL), penetapan lokasi, hingga Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).<\/p>\n<p>Sementara itu, pada layanan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), sebanyak dua permohonan telah ditangani atau diterbitkan, 26 belum memenuhi persyaratan, dan sembilan masih diverifikasi.<\/p>\n<p>Untuk perizinan berusaha, sebanyak 136 permohonan telah ditangani atau diterbitkan. Sebanyak 147 dikembalikan untuk diperbaiki, 20 belum memenuhi persyaratan, dan 62 masih dalam tahap verifikasi.<\/p>\n<p>Adapun Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PBUMKU) mencatat 123 permohonan telah ditangani atau diterbitkan. Sebanyak 112 dikembalikan untuk diperbaiki, 15 belum memenuhi persyaratan, dan 96 masih dalam proses verifikasi.<\/p>\n<p>Ariastuty mengatakan pelayanan perizinan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung investasi dan kegiatan usaha di Batam.<\/p>\n<p>Selain melalui OSS, BP Batam menjalankan layanan perizinan melalui Land Management System (LMS) dan IBOSS sebagai bagian dari sistem pelayanan yang telah dikembangkan.<\/p>\n<p>Dari sisi regulasi, pemerintah pusat juga memperkuat kemudahan berusaha di Batam melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2025.<\/p>\n<p>Ketiga aturan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi dan mendukung kegiatan usaha di kawasan perdagangan bebas Batam.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/595721\/dari-1-182-permohonan-izin-di-batam-baru-423-ditangani-ratusan-masih-terkendala-persyaratan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATAM &#8211; Proses perizinan usaha di Batam masih menghadapi sejumlah kendala. Dari 1.182 permohonan yang masuk selama lebih dari setahun, sebanyak 423 telah ditangani atau diterbitkan. Sementara itu, ratusan permohonan lainnya belum memenuhi persyaratan, dikembalikan untuk diperbaiki, atau masih menunggu verifikasi. Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat jumlah tersebut melalui sistem perizinan Online Single Submission (OSS) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108371,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108370"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108370\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108371"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}