{"id":108368,"date":"2026-09-25T23:31:23","date_gmt":"2026-09-25T16:31:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/padamkan-satu-kilogram-gambut-terbakar-butuh-6-liter-air-profesor-ui-ungkap-kesulitannya\/"},"modified":"2026-09-25T23:31:23","modified_gmt":"2026-09-25T16:31:23","slug":"padamkan-satu-kilogram-gambut-terbakar-butuh-6-liter-air-profesor-ui-ungkap-kesulitannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/padamkan-satu-kilogram-gambut-terbakar-butuh-6-liter-air-profesor-ui-ungkap-kesulitannya\/","title":{"rendered":"Padamkan Satu Kilogram Gambut Terbakar Butuh 6 Liter Air, Profesor UI Ungkap Kesulitannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Memadamkan kebakaran lahan gambut membutuhkan air dalam jumlah besar. Penelitian Universitas Indonesia (UI) menunjukkan satu kilogram gambut yang terbakar memerlukan sekitar enam liter air untuk dipadamkan. Kebutuhannya bisa mencapai ratusan ribu hingga satu juta liter ketika kebakaran meluas hingga satu hektare.<\/p>\n<p>Temuan tersebut disampaikan Guru Besar Teknik Keselamatan Kebakaran UI, Yulianto S. Nugroho, dalam diskusi bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.<\/p>\n<p>Menurut Yulianto, gambut yang mengalami pengeringan ekstrem memiliki sifat hidrofobik atau sulit menyerap air. Kondisi inilah yang menyebabkan api sulit dipadamkan ketika kebakaran sudah terjadi.<\/p>\n<p>Berdasarkan penelitian menggunakan semprotan air dalam skala laboratorium, timnya menemukan kebutuhan air untuk memadamkan satu kilogram gambut mencapai sekitar enam liter.<\/p>\n<p>&#8220;Ini angka yang menakjubkan. Sehingga kalau kita punya satu hektar lahan gambut, kita membutuhkan kurang lebih 200 ribu liter sampai satu juta liter,&#8221; kata Yulianto.<\/p>\n<p>Angka tersebut merupakan perkiraan yang disampaikannya dalam diskusi, bukan kebutuhan air yang pasti untuk setiap kebakaran.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Besarnya kebutuhan air membuat pencegahan menjadi langkah penting. Yulianto mengingatkan bahwa ketika gambut sudah terbakar, upaya pemadaman akan menghadapi kesulitan besar.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti penggunaan helikopter untuk menjatuhkan air ke lokasi kebakaran atau water bombing. Berdasarkan data penelitian yang dimilikinya, metode tersebut dinilai tidak efektif untuk memadamkan kebakaran gambut, meskipun masih dapat digunakan dalam kondisi ekstrem.<\/p>\n<p>Sebagai alternatif, Yulianto menjelaskan hasil penelitian mengenai penyuntikan air langsung ke lapisan gambut. Cara tersebut ditemukan dapat mempercepat proses pemadaman.<\/p>\n<p>Namun, penerapannya di lapangan tidak mudah karena akses menuju kawasan gambut sering kali sulit.<\/p>\n<p>Untuk mengurangi risiko kebakaran meluas, ia menyarankan pendeteksian dini menggunakan kamera termal, sensor inframerah, dan drone.<\/p>\n<p>Teknologi tersebut dapat digunakan untuk menemukan titik panas sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.<\/p>\n<p>Yulianto juga meminta perusahaan melengkapi sarana pencegahan kebakaran dengan teknologi pemantauan, selain menyiapkan menara pengawas, embung, dan tim pemadam.<\/p>\n<p>Titik panas yang terdeteksi harus segera ditangani agar kebakaran tidak meluas ke lapisan gambut yang lebih dalam.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/595732\/padamkan-satu-kilogram-gambut-terbakar-butuh-6-liter-air-profesor-ui-ungkap-kesulitannya\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Memadamkan kebakaran lahan gambut membutuhkan air dalam jumlah besar. Penelitian Universitas Indonesia (UI) menunjukkan satu kilogram gambut yang terbakar memerlukan sekitar enam liter air untuk dipadamkan. Kebutuhannya bisa mencapai ratusan ribu hingga satu juta liter ketika kebakaran meluas hingga satu hektare. Temuan tersebut disampaikan Guru Besar Teknik Keselamatan Kebakaran UI, Yulianto S. Nugroho, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108368\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}