{"id":108296,"date":"2026-09-25T17:14:47","date_gmt":"2026-09-25T10:14:47","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/kontrak-ott-film-nia-diduga-digelapkan-aditya-gumay-dan-ruben-onsu-gugat-produser-rp15-m\/"},"modified":"2026-09-25T17:14:47","modified_gmt":"2026-09-25T10:14:47","slug":"kontrak-ott-film-nia-diduga-digelapkan-aditya-gumay-dan-ruben-onsu-gugat-produser-rp15-m","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/kontrak-ott-film-nia-diduga-digelapkan-aditya-gumay-dan-ruben-onsu-gugat-produser-rp15-m\/","title":{"rendered":"Kontrak OTT Film Nia Diduga Digelapkan, Aditya Gumay dan Ruben Onsu Gugat Produser Rp15 M"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Sutradara sekaligus produser Aditya Gumay bersama <a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/595321\/kasus-dugaan-penipuan-dan-penggelapan-ruben-onsu-resmi-dihentikan\">Ruben Onsu<\/a> mengambil langkah hukum tegas terhadap rekanan produsernya, Niki dari PT 786 Production. Keduanya melayangkan gugatan perdata senilai belasan miliar rupiah buntut dugaan penggelapan dokumen kontrak penayangan film Nia.<\/p>\n<p>&#8220;Kerugiannya saat ini yang kami gugat adalah Rp15 miliar. 15 miliar rupiah,&#8221; ungkap Aditya Gumay saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis, 24 September.<\/p>\n<p>Aditya menjelaskan bahwa gugatan tersebut mencakup perhitungan kerugian materiil maupun immateriil akibat ketertutupan akses kontrak penjualan film ke pihak OTT (platform streaming).<\/p>\n<p>&#8220;Itu kerugian materiil dan immateriil. Perdata. Yaitu kerugian selain angka penjualan asli yang kita tidak ketahui, kedua: penawaran-penawaran dari pihak lain yang akhirnya tidak kita ambil karena kita enggak tahu,&#8221; papar Aditya.<\/p>\n<p>Menurut Direktur PT Smaradana Pro ini, persoalan bermula saat rekanan produsernya tidak transparan memperlihatkan perjanjian lisensi, padahal film Nia adalah produksi bersama di mana Ruben Onsu tercatat resmi sebagai Executive Producer.<\/p>\n<p>&#8220;Dia enggak mau kasih tahu angkanya, dia enggak mau kasih tahu semuanya, gitu loh. Lah ini kan juga filmnya saya, filmnya Ruben, gitu loh. Kenapa kami tidak boleh tahu? Toh dia dari hasil penjualan itu selain hak dia diberikan, dia dapat lagi tuh fee marketing 20 persen,&#8221; beber Aditya.<\/p>\n<p>Lantaran somasi dan komunikasi lisan diabaikan, pihak Aditya dan Ruben akhirnya melaporkan perkara ini ke kepolisian sejak 21 Mei 2026 atas dugaan pidana penggelapan serta penipuan.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&#8220;Setelah kami juga akhirnya melaporkan pada tanggal 21 Mei 2026 ke Polda, itu berdasarkan hukum unsur perbuatan dan ancaman pidananya adalah: Pasal 372 \/ 386 KUHP (Penggelapan), ancaman pidananya penjara paling lama 4 tahun,&#8221; ujar Aditya membacakan rilis tim kuasa hukumnya.<\/p>\n<p>Selain pasal penggelapan, Aditya membeberkan rentetan pasal berlapis lainnya, baik dari KUHP, UU Perfilman, hingga UU Hak Cipta yang siap menjerat sang rekanan.<\/p>\n<p>&#8220;Pasal 374 \/ 488 KUHP (Penggelapan dalam Kepercayaan) penjaranya paling lama 5 tahun, Pasal 378 \/ 492 KUHP (Penipuan), Pasal 20 jo. Pasal 40 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, serta Pasal 113 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Tak berhenti di ranah pidana, Aditya menegaskan gugatan perdata juga disiapkan lantaran adanya pelanggaran perikatan dan perbuatan melawan hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Sementara di dalam ranah perdata yang sudah dilanggar adalah Pasal 1365 KUH Perdata, Pasal 1792 KUH Perdata, dan Pasal 1338 KUH Perdata. Jadi ini perdata pidananya kena,&#8221; pungkas Aditya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/595687\/kontrak-ott-film-nia-diduga-digelapkan-aditya-gumay-dan-ruben-onsu-gugat-produser-rp15-m\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Sutradara sekaligus produser Aditya Gumay bersama Ruben Onsu mengambil langkah hukum tegas terhadap rekanan produsernya, Niki dari PT 786 Production. Keduanya melayangkan gugatan perdata senilai belasan miliar rupiah buntut dugaan penggelapan dokumen kontrak penayangan film Nia. &#8220;Kerugiannya saat ini yang kami gugat adalah Rp15 miliar. 15 miliar rupiah,&#8221; ungkap Aditya Gumay saat ditemui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108297,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108296"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108296\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}