{"id":108241,"date":"2026-09-25T13:25:21","date_gmt":"2026-09-25T06:25:21","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/24-juta-lansia-terserang-ispa-risiko-influenza-jadi-sorotan\/"},"modified":"2026-09-25T13:25:21","modified_gmt":"2026-09-25T06:25:21","slug":"24-juta-lansia-terserang-ispa-risiko-influenza-jadi-sorotan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/25\/24-juta-lansia-terserang-ispa-risiko-influenza-jadi-sorotan\/","title":{"rendered":"2,4 Juta Lansia Terserang ISPA, Risiko Influenza Jadi Sorotan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat lebih dari 2,4 juta lansia mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut mendorong perluasan perlindungan melalui vaksinasi influenza tahunan, terutama di wilayah padat penduduk, untuk menekan risiko komplikasi pada lansia.<\/p>\n<p>Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi mengatakan influenza pada lansia merupakan ancaman yang kerap luput dari perhatian publik, padahal dampaknya dapat serius.<\/p>\n<p>Lansia rentan terhadap penyakit pernapasan karena sistem imun yang melemah, fungsi organ yang menurun, serta penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika influenza menyerang, risiko komplikasi seperti pneumonia meningkat tajam, dan hal ini dapat berujung pada kematian bila tidak segera ditangani,&#8221; ujar Imran, dikutip dari Antara, Jumat 25 September.<\/p>\n<p>Menurut Imran, beban penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas memperbesar dampak polusi. Penggunaan obat tertentu juga membuat lansia lebih sensitif terhadap perubahan oksigenasi dan tekanan darah.<\/p>\n<p>&#8220;Kombinasi faktor penyakit kronis, keterbatasan fungsional, dan penurunan kognisi ini menjadikan influenza pada lansia bukan sekadar penyakit musiman, tetapi ancaman serius yang dapat menurunkan kualitas hidup dan martabat mereka,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Imran mengatakan pola kasus influenza menunjukkan lonjakan pada awal tahun, penurunan pada pertengahan tahun, lalu kembali meningkat pada Agustus. Tren tersebut sejalan dengan laporan media massa mengenai lonjakan kasus influenza A, termasuk subtipe H3N2 yang dikenal sebagai \u201csuper flu\u201d, pada September 2026.<\/p>\n<p>Secara global, WHO memperkirakan influenza musiman menyebabkan 290.000 hingga 650.000 kematian per tahun. Proporsi terbesar kasus kematian tersebut terjadi pada lansia.<\/p>\n<p>Influenza merupakan salah satu jenis ISPA yang disebabkan virus influenza tipe A, B, atau C. Gejala khasnya meliputi demam tinggi mendadak, batuk kering, nyeri otot, dan kelelahan.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, influenza termasuk dalam kategori ISPA, tetapi tidak semua ISPA adalah influenza. Influenza lebih menular dan berpotensi fatal, terutama bagi lansia dan kelompok dengan penyakit kronis, sehingga perlu perhatian khusus dalam pencegahan dan penanganannya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Provinsi padat penduduk, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, dan Banten menjadi episentrum kasus, dengan jumlah mencapai puluhan ribu lansia setiap bulan.<\/p>\n<p>&#8220;Meski jumlah kasus lansia lebih kecil dibanding dewasa, risiko komplikasi jauh lebih besar. Contoh di Aceh Januari 2026, dari 2.902 kasus lansia, 35 di antaranya adalah pneumonia, angka yang tampak kecil, tetapi berpotensi fatal,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Menurut Imran, panjang umur seharusnya berarti panjang pula masa sehat. Influenza pada lansia bukan sekadar penyakit musiman, melainkan ancaman yang dapat menurunkan kualitas hidup dan martabat mereka.<\/p>\n<p>Dia menilai langkah sederhana seperti vaksinasi, perhatian keluarga, dan dukungan komunitas dapat membantu lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif sehingga terus berkontribusi dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/595654\/2-4-juta-lansia-terserang-ispa-risiko-influenza-jadi-sorotan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat lebih dari 2,4 juta lansia mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut mendorong perluasan perlindungan melalui vaksinasi influenza tahunan, terutama di wilayah padat penduduk, untuk menekan risiko komplikasi pada lansia. Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi mengatakan influenza pada lansia merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108242,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108241","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108241"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108241\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}