{"id":108077,"date":"2026-09-24T20:03:23","date_gmt":"2026-09-24T13:03:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/24\/inklusi-keuangan-syariah-baru-1314-persen-airlangga-dorong-perluasan-akses-masyarakat\/"},"modified":"2026-09-24T20:03:23","modified_gmt":"2026-09-24T13:03:23","slug":"inklusi-keuangan-syariah-baru-1314-persen-airlangga-dorong-perluasan-akses-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/24\/inklusi-keuangan-syariah-baru-1314-persen-airlangga-dorong-perluasan-akses-masyarakat\/","title":{"rendered":"Inklusi Keuangan Syariah Baru 13,14 Persen, Airlangga Dorong Perluasan Akses Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai Rp3.131 triliun. Namun, akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah masih terbatas. Tingkat inklusinya baru 13,14 persen, jauh di bawah inklusi keuangan nasional yang telah mencapai 93,61 persen.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti kesenjangan tersebut saat menyampaikan orasi ilmiah pada wisuda sarjana dan pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Rabu, 23 September. Ia mendorong perluasan akses pembiayaan dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah.<\/p>\n<p>Airlangga menyebut literasi keuangan nasional telah mencapai 69,57 persen. Pemerintah juga menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kepemilikan rekening masyarakat melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).<\/p>\n<p>Selain sektor keuangan, pemerintah terus mengembangkan industri halal. Airlangga mengatakan Indonesia telah menerbitkan 4,4 juta sertifikat halal bagi 3,4 juta pelaku usaha yang mencakup 14,68 juta produk.<\/p>\n<p>Indonesia juga memiliki kerja sama pengakuan sertifikasi produk halal dengan 39 negara. Sementara itu, aset keuangan syariah Indonesia, menurut Airlangga, menempatkan Indonesia bersama Malaysia pada posisi keempat dunia.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Ia menilai pengembangan ekonomi syariah perlu diarahkan untuk memperluas pembiayaan, meningkatkan kemampuan pelaku usaha, dan membuat manfaat pertumbuhan ekonomi lebih merata.<\/p>\n<p>Dalam orasinya, Airlangga mengaitkan kebijakan ekonomi dengan prinsip keadilan dan keseimbangan yang terkandung dalam Al-Quran.<\/p>\n<p>Menurut Airlangga, prinsip tersebut relevan di tengah ketidakpastian global, ketika pertumbuhan ekonomi perlu disertai peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Airlangga memaparkan sejumlah indikator sosial. Pada Maret 2026, tingkat kemiskinan Indonesia tercatat 8,07 persen dengan rasio Gini sebesar 0,368. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,65 persen.<\/p>\n<p>Dibandingkan Maret 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 926 ribu orang.<\/p>\n<p>Untuk memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi, pemerintah menyiapkan 28 program perlindungan sosial. Program tersebut antara lain Program Indonesia Pintar bagi 22 juta siswa, Sekolah Rakyat, serta Makan Bergizi Gratis dengan target 74 juta penerima.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menyiapkan Program Keluarga Harapan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat, pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi 96,8 juta masyarakat, Cek Kesehatan Gratis, serta berbagai subsidi dan kompensasi energi.<\/p>\n<p>Airlangga turut menyoroti pentingnya sumber daya manusia yang mampu menguasai teknologi. Ia meminta para lulusan Universitas PTIQ tidak hanya memahami ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Al-Quran, tetapi juga mampu menerapkannya untuk menjawab persoalan masyarakat.<\/p>\n<p>Para wisudawan didorong meningkatkan literasi digital dan mengikuti perkembangan kecerdasan buatan atau AI.<\/p>\n<p>Ia juga meminta mereka memanfaatkan berbagai program pemerintah, mulai dari MagangHub, pelatihan ekonomi pekerja lepas (gig economy), Digital Talent Scholarship, hingga pembiayaan bersubsidi untuk wirausaha.<\/p>\n<p>&#8220;Manfaatkan program-program pemerintah seperti MagangHub, pelatihan GIG Economy dan Digital Talent Scholarship, akses pembiayaan bersubsidi untuk wirausaha termasuk KUR syariah, serta LPDP untuk melanjutkan pendidikan,&#8221; kata Airlangga seperti dikutip dari Antara, Kamis, 24 September.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/595527\/inklusi-keuangan-syariah-baru-13-14-persen-airlangga-dorong-perluasan-akses-masyarakat\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai Rp3.131 triliun. Namun, akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah masih terbatas. Tingkat inklusinya baru 13,14 persen, jauh di bawah inklusi keuangan nasional yang telah mencapai 93,61 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti kesenjangan tersebut saat menyampaikan orasi ilmiah pada wisuda sarjana dan pascasarjana Universitas PTIQ [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-108077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108077"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108077\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}