{"id":107809,"date":"2026-09-23T15:53:00","date_gmt":"2026-09-23T08:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/23\/meskipun-praktis-mengetik-di-laptop-efeknya-tak-sebaik-menulis-tangan-bagi-otak\/"},"modified":"2026-09-23T15:53:00","modified_gmt":"2026-09-23T08:53:00","slug":"meskipun-praktis-mengetik-di-laptop-efeknya-tak-sebaik-menulis-tangan-bagi-otak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/23\/meskipun-praktis-mengetik-di-laptop-efeknya-tak-sebaik-menulis-tangan-bagi-otak\/","title":{"rendered":"Meskipun Praktis, Mengetik di Laptop Efeknya Tak Sebaik Menulis Tangan bagi Otak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>YOGYAKARTA &#8211; Di era serba digital saat ini, penggunaan gawai, laptop, dan papan ketik telah menggantikan kertas dan pena dalam hampir seluruh aktivitas harian kita. Mulai dari mencatat rapat kerja, menyusun tugas sekolah, hingga menuangkan ide harian, mengetik menjadi pilihan utama karena dianggap lebih praktis dan cepat. Namun, di balik kemudahan teknologi tersebut, ilmu saraf justru menemukan bahwa kebiasaan menulis tangan secara manual memberikan stimulus yang jauh lebih kaya dan bermanfaat bagi <a href=\"https:\/\/voi.id\/kesehatan\/551394\/cara-memperbaiki-jam-tidur\">kesehatan otak<\/a>.<\/p>\n<p>Proses motorik saat menulis tangan melibatkan koordinasi kompleks antara mata, tangan, dan berbagai area otak secara bersamaan. Melansir Psychology Today, Rabu, 23 September, aktivitas memegang pena dan membentuk setiap huruf secara unik memicu konektivitas saraf yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar menekan tombol keyboard yang gerakannya cenderung seragam. Keterlibatan sensorik ini mengaktifkan area otak yang bertanggung jawab atas pemrosesan bahasa, memori jangka panjang, dan pemahaman konsep secara mendalam.<\/p>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/595336\/body_image_2026092315.jpg\" alt=\"efek mengetik di laptop tak sebaik menulis tangan bagi otak\" width=\"720\"\/><figcaption>Ilustrasi efek mengetik di laptop tak sebaik menulis tangan bagi otak (garetvisual\/Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain memperkuat konektivitas saraf, menulis tangan di era yang penuh distraksi digital ini juga terbukti meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Saat mengetik, seseorang cenderung mencatat kata demi kata secara mekanis tanpa benar-benar mencerna maknanya.<\/p>\n<p>Sebaliknya, proses menulis tangan yang sedikit lebih lambat memaksa otak untuk mengolah, merangkum, dan memilih informasi penting sebelum dituangkan ke atas kertas. Menurut neuropsikolog dan peneliti di Harvard Medical School, Elizabeth Mateer, Ph.D., retensi informasi dan pemahaman materi pada orang yang terbiasa menulis tangan jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya mengetik di layar digital.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Di tengah paparan layar yang terus-menerus, meluangkan waktu untuk menulis tangan juga memberikan efek menenangkan bagi pikiran. Aktivitas fisik mencoretkan tinta di kertas menjadi bentuk rehat sejenak dari arus informasi cepat, sekaligus melatih kesadaran penuh dalam keseharian. Mempertahankan kebiasaan menulis tangan, seperti mengisi jurnal harian atau mencatat poin penting saat belajar, merupakan investasi sederhana namun efektif untuk menjaga ketajaman <a href=\"https:\/\/voi.id\/info-sehat\/535019\/mengapa-sulit-mengingat-mimpi-mengenal-rahasia-otak-di-balik-mimpi-yang-cepat-hilang\">fungsi kognitif otak<\/a> di era digital.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/kesehatan\/595336\/meskipun-praktis-mengetik-di-laptop-efeknya-tak-sebaik-menulis-tangan-bagi-otak\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA &#8211; Di era serba digital saat ini, penggunaan gawai, laptop, dan papan ketik telah menggantikan kertas dan pena dalam hampir seluruh aktivitas harian kita. Mulai dari mencatat rapat kerja, menyusun tugas sekolah, hingga menuangkan ide harian, mengetik menjadi pilihan utama karena dianggap lebih praktis dan cepat. Namun, di balik kemudahan teknologi tersebut, ilmu saraf [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107809"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107809\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}