{"id":107425,"date":"2026-09-22T03:06:18","date_gmt":"2026-09-21T20:06:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/22\/iphone-18-pro-raih-skor-perbaikan-7-dari-10-layar-jadi-kendala-utama\/"},"modified":"2026-09-22T03:06:18","modified_gmt":"2026-09-21T20:06:18","slug":"iphone-18-pro-raih-skor-perbaikan-7-dari-10-layar-jadi-kendala-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/22\/iphone-18-pro-raih-skor-perbaikan-7-dari-10-layar-jadi-kendala-utama\/","title":{"rendered":"iPhone 18 Pro Raih Skor Perbaikan 7 dari 10, Layar Jadi Kendala Utama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mendapatkan skor perbaikan 7 dari 10 dalam pembongkaran yang dilakukan iFixit. Meski sejumlah komponennya relatif mudah diganti, kamera dengan apertur variabel menjadi salah satu bagian yang sulit diperbaiki, sementara layar menjadi kendala utama dalam proses pembongkaran.<\/p>\n<p>Dalam pemeriksaan tersebut, iFixit menelusuri komponen internal kedua ponsel, termasuk mekanisme kamera baru, susunan papan logika, sistem pendingin, dan perangkat keras Face ID.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Kamera apertur variabel menjadi salah satu komponen yang mendapat perhatian. Mekanismenya menggunakan enam bilah tipis berbahan komposit polimer yang saling bertumpuk. Menurut hasil pembongkaran, modul kamera tersebut memiliki ukuran fisik yang sama dengan kamera pada iPhone 17 Pro.<\/p>\n<p>Pergerakan bilah dikendalikan menggunakan magnet. Setiap bilah memiliki ketebalan yang hampir setara dengan sehelai rambut manusia.<\/p>\n<p>Agar bergerak secara terarah, masing-masing bilah dilengkapi sejumlah celah dan lubang yang bekerja bersama pin pada mekanisme penggerak.<\/p>\n<p>Konstruksi yang sangat kecil dan tipis membuat kamera tersebut sulit diperbaiki secara langsung. iFixit menilai toleransi komponen yang rapat serta penggunaan perekat menjadikan perbaikan mekanisme kamera nyaris tidak memungkinkan bagi kebanyakan penggemar perbaikan mandiri.<\/p>\n<p>Penggantian seluruh modul kamera dinilai lebih memungkinkan dibandingkan memperbaiki bagian mekanismenya satu per satu.<\/p>\n<p>Meski demikian, akses menuju unit kamera relatif mudah karena komponennya dirancang modular. Dengan demikian, meskipun perbaikan internalnya rumit, penggantian modul kamera secara keseluruhan dapat dilakukan dengan lebih mudah dibandingkan sejumlah komponen lain.<\/p>\n<p>Untuk membuka iPhone 18 Pro dan Pro Max, teknisi masih harus menggunakan metode akses dari bagian depan, seperti pada iPhone 17 Pro. Pendekatan ini menjadi salah satu aspek yang dinilai kurang menguntungkan dalam proses perbaikan.<\/p>\n<p>Panel kaca belakang memang dapat dilepas. Namun, selain kumparan pengisian daya nirkabel, tidak banyak komponen yang bisa diperbaiki atau diganti dari sisi tersebut.<\/p>\n<p>Penggantian baterai mengharuskan teknisi melepas layar yang direkatkan pada rangka. Proses ini berisiko merusak bagian layar maupun rangkanya.<\/p>\n<p>Dalam pembongkaran iFixit, rangka plastik dilaporkan dapat retak atau terlepas ketika layar dibuka, sehingga berpotensi merusak keseluruhan susunan layar. Risiko tersebut tetap ada meskipun panel layar berhasil dipertahankan.<\/p>\n<p>Setelah layar dilepas, proses pembongkaran bagian dalam ponsel menjadi lebih mudah. Baki baterai berbahan logam kini ditahan menggunakan sekrup, bukan hanya perekat.<\/p>\n<p>Sel baterai masih direkatkan ke baki tersebut, tetapi perekatnya dapat dilepaskan dengan menggunakan arus listrik.<\/p>\n<p>Pada bagian papan logika, Apple menggunakan desain baru untuk menyesuaikan tata letak komponen A20 Pro dan perubahan posisi memori. Perubahan susunan tersebut menempatkan cip A20 Pro di sisi luar susunan papan logika berlapis.<\/p>\n<p>Di atas A20 Pro terdapat bantalan yang mengandung material termal menyerupai rantai baja. Material tersebut dirancang untuk menjaga kontak yang merata dengan sistem pendingin, termasuk ruang uap berukuran lebih besar.<\/p>\n<p>Sistem tersebut membantu menghubungkan cip dengan perangkat pendingin sehingga panas dapat dialirkan melalui permukaan kontak yang konsisten.<\/p>\n<p>Namun, perubahan susunan papan logika juga membawa konsekuensi pada akses penyimpanan. Cip NAND kini berada di bagian dalam susunan papan, sehingga teknisi harus melakukan pembongkaran lebih lanjut untuk menjangkaunya.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat proses pemulihan data dari cip penyimpanan menjadi lebih sulit dibandingkan jika komponennya dapat diakses secara langsung.<\/p>\n<p>Pembongkaran juga mengonfirmasi bahwa iPhone 18 Pro Max versi Amerika Serikat tidak menggunakan modem C2 buatan Apple, sebagaimana telah terlihat dalam pemeriksaan sebelumnya.<\/p>\n<p>Di bagian layar, kamera inframerah Face ID kini ditempatkan di bawah panel. Komponen tersebut hanya terlihat samar sebagai lingkaran dengan tingkat kecerahan berbeda pada layar.<\/p>\n<p>Pengamatan menggunakan mikroskop memperlihatkan celah pada susunan layar yang memungkinkan kamera inframerah bekerja. Sistem tersebut juga dibantu filter penerus inframerah yang terletak tepat di bawah panel.<\/p>\n<p>Unit kamera inframerah dapat dilepas dengan memutus konektornya dan mengangkat komponen tersebut, tanpa harus melepas sekrup atau perekat. Hal ini menjadi salah satu bagian yang lebih mudah dalam proses pembongkaran.<\/p>\n<p>Sementara itu, port USB-C menggunakan kabel fleksibel yang membentang di sisi rangka menuju papan logika. Namun, proses untuk menjangkaunya tetap terhambat oleh sejumlah komponen lain di sekitarnya.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, iFixit memberikan skor sementara 7 dari 10 untuk kemudahan perbaikan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.<\/p>\n<p>Layar menjadi faktor utama yang menurunkan penilaian karena posisinya sebagai jalur masuk utama ke bagian dalam perangkat sekaligus memiliki risiko kerusakan saat dilepas.<\/p>\n<p>Sebaliknya, baki baterai yang menggunakan sekrup serta modul kamera yang dapat dilepas menjadi aspek positif dalam proses perbaikan.<\/p>\n<p>iFixit menegaskan bahwa skor tersebut masih bersifat sementara. Penilaian akhir dapat berubah setelah pemeriksaan lebih lanjut terhadap ketersediaan suku cadang dan pemeriksaan perangkat lunak yang berkaitan dengan pemasangan komponen pengganti.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/595091\/iphone-18-pro-raih-skor-perbaikan-7-dari-10-layar-jadi-kendala-utama\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mendapatkan skor perbaikan 7 dari 10 dalam pembongkaran yang dilakukan iFixit. Meski sejumlah komponennya relatif mudah diganti, kamera dengan apertur variabel menjadi salah satu bagian yang sulit diperbaiki, sementara layar menjadi kendala utama dalam proses pembongkaran. Dalam pemeriksaan tersebut, iFixit menelusuri komponen internal kedua ponsel, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107426,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107425"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107425\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}