{"id":107381,"date":"2026-09-21T21:24:12","date_gmt":"2026-09-21T14:24:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/ojk-ingatkan-bank-jangan-berebut-dhe-sda-dengan-imbal-hasil-tinggi\/"},"modified":"2026-09-21T21:24:12","modified_gmt":"2026-09-21T14:24:12","slug":"ojk-ingatkan-bank-jangan-berebut-dhe-sda-dengan-imbal-hasil-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/ojk-ingatkan-bank-jangan-berebut-dhe-sda-dengan-imbal-hasil-tinggi\/","title":{"rendered":"OJK Ingatkan Bank Jangan Berebut DHE SDA dengan Imbal Hasil Tinggi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan bank devisa yang ditunjuk menampung devisa hasil ekspor sumber daya alam atau DHE SDA agar tidak sekadar berlomba menawarkan imbal hasil tinggi. Strategi itu berisiko meningkatkan biaya dana valuta asing dan menekan keuntungan bank.<\/p>\n<p>Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan dana DHE SDA perlu dikelola secara hati-hati, efisien, dan produktif.<\/p>\n<p>\u201cOJK secara rutin akan terus memonitor pergerakan likuiditas perbankan termasuk valas yang berkaitan dengan penempatan DHE SDA tersebut,\u201d kata Diandi Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin, 21 September.<\/p>\n<p>DHE SDA merupakan devisa yang diperoleh eksportir dari kegiatan ekspor komoditas sumber daya alam.<\/p>\n<p>Sejak 1 September 2026, pemerintah memberikan kelonggaran melalui Pasal 18A aturan DHE SDA. Eksportir sektor pertambangan tertentu kini mendapat pilihan menempatkan devisanya di bank devisa non-BUMN yang ditetapkan pemerintah.<\/p>\n<p>Sebelumnya, penempatan dana tersebut lebih terbatas pada bank devisa milik negara.<\/p>\n<p>OJK menilai kebijakan baru itu dapat menambah likuiditas bank yang mendapat penempatan DHE. Namun, dampaknya akan berbeda pada setiap bank, tergantung kemampuan menarik, mempertahankan, dan mengelola dana tersebut.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Dian mengingatkan persaingan dengan menawarkan imbal hasil terlalu tinggi justru dapat menjadi bumerang.<\/p>\n<p>Menurut Dian, biaya dana valuta asing atau cost of fund dapat meningkat. Jika dana yang masuk tidak dimanfaatkan secara optimal, profitabilitas bank bisa ikut tertekan.<\/p>\n<p>\u201cPersaingan antarbank sebaiknya terjadi secara sehat antara lain dengan meningkatkan kualitas layanan, kemampuan memenuhi kebutuhan transaksi valas eksportir, produk treasury dan hedging, serta solusi pengelolaan dana yang memberikan nilai tambah bagi nasabah,\u201d kata Dian.<\/p>\n<p>Hedging atau lindung nilai digunakan untuk mengurangi risiko akibat perubahan nilai tukar atau harga.<\/p>\n<p>OJK mencatat likuiditas valuta asing perbankan sepanjang 2026 masih stabil. Dana pihak ketiga dalam valuta asing juga mencatat pertumbuhan cukup tinggi.<\/p>\n<p>Namun, karena relaksasi DHE SDA baru berlaku pada 1 September, pengaruh kebijakan tersebut terhadap simpanan valuta asing perbankan diperkirakan baru terlihat dalam beberapa bulan ke depan.<\/p>\n<p>Pemerintah menetapkan lima bank devisa BUMN dan 10 bank non-BUMN dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.<\/p>\n<p>Lima bank BUMN itu adalah Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, dan Bank Syariah Indonesia.<\/p>\n<p>Sementara bank non-BUMN yang ditetapkan antara lain Standard Chartered Bank, Deutsche Bank AG, MUFG Bank, JP Morgan Chase Bank, Citibank, Bank of China, Bank ICBC Indonesia, Bank China Construction Bank Indonesia, Bank SMBC Indonesia, dan Bank HSBC Indonesia.<\/p>\n<p>Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan fasilitas dalam Pasal 18A bersifat pilihan bagi eksportir pertambangan yang memenuhi kriteria.<\/p>\n<p>Eksportir yang menggunakan fasilitas tersebut wajib menempatkan sedikitnya 30 persen DHE SDA selama paling singkat tiga bulan pada bank devisa yang ditetapkan, termasuk bank non-BUMN.<\/p>\n<p>Sementara eksportir yang tidak menggunakan fasilitas Pasal 18A tetap mengikuti ketentuan PP Nomor 2 Tahun 2026. Untuk pertambangan nonmigas, ketentuannya berupa penempatan 100 persen selama paling singkat 12 bulan pada bank devisa BUMN. Untuk pertambangan migas, paling sedikit 30 persen ditempatkan selama minimal tiga bulan pada bank devisa BUMN.<\/p>\n<p>OJK juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan pemerintah agar tambahan pasokan DHE SDA memberi manfaat bagi stabilitas sistem keuangan.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/595069\/ojk-ingatkan-bank-jangan-berebut-dhe-sda-dengan-imbal-hasil-tinggi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan bank devisa yang ditunjuk menampung devisa hasil ekspor sumber daya alam atau DHE SDA agar tidak sekadar berlomba menawarkan imbal hasil tinggi. Strategi itu berisiko meningkatkan biaya dana valuta asing dan menekan keuntungan bank. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan dana DHE SDA perlu dikelola secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107381","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"20 hours ago","modified":"20 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107381"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107381\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}