{"id":107349,"date":"2026-09-21T18:49:13","date_gmt":"2026-09-21T11:49:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/perempuan-dominasi-77-persen-tenaga-kesehatan-eropa-upah-19-persen-lebih-rendah\/"},"modified":"2026-09-21T18:49:13","modified_gmt":"2026-09-21T11:49:13","slug":"perempuan-dominasi-77-persen-tenaga-kesehatan-eropa-upah-19-persen-lebih-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/perempuan-dominasi-77-persen-tenaga-kesehatan-eropa-upah-19-persen-lebih-rendah\/","title":{"rendered":"Perempuan Dominasi 77 Persen Tenaga Kesehatan Eropa, Upah 19 Persen Lebih Rendah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Perempuan mengisi 77 persen tenaga kerja kesehatan dan perawatan di Eropa. Namun, rata-rata upah per jam mereka masih 19 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki, menurut laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.<\/p>\n<p>Menurut Euronews disitat, Senin, 21 September yang mengutip laporan WHO, sektor kesehatan dan perawatan merupakan pemberi kerja terbesar keempat di Kawasan Eropa WHO sekaligus sektor yang paling banyak mempekerjakan perempuan.<\/p>\n<p>Di seluruh sektor lain jika digabungkan, porsi pekerja perempuan sekitar 45 persen. Namun, di sektor kesehatan dan perawatan, perempuan hanya mengisi 55 persen dari kelompok pekerja dengan penghasilan tertinggi.<\/p>\n<p>\u201cPerempuan merupakan mayoritas orang yang menjaga sistem kesehatan Eropa tetap berjalan, tetapi mereka dibayar lebih rendah dibandingkan rekan laki-laki. Kesenjangan itu terus menumpuk sepanjang karier mereka,\u201d kata Direktur Divisi Sistem Kesehatan WHO Eropa Natasha Azzopardi Muscat.<\/p>\n<p>Kesenjangan upah gender adalah selisih rata-rata penghasilan antara laki-laki dan perempuan yang bekerja dengan bayaran.<\/p>\n<p>WHO mencatat kesenjangan upah per jam sekitar 2 persen pada kelompok berpenghasilan terendah. Namun, selisih itu melebar menjadi lebih dari 22 persen pada kelompok dengan upah tertinggi.<\/p>\n<p>Sektor kesehatan dan perawatan juga menyerap hampir 17 persen dari seluruh perempuan yang bekerja. Pada laki-laki, porsinya sekitar 5 persen.<\/p>\n<p>Secara global, pola serupa juga terlihat. Perempuan di sektor kesehatan rata-rata memperoleh penghasilan 24 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki.<\/p>\n<p>WHO menyebut sebagian kesenjangan dapat dijelaskan oleh perbedaan usia, pendidikan, sektor tempat bekerja, serta status pekerjaan penuh waktu atau paruh waktu.<\/p>\n<p>Setelah empat faktor itu diperhitungkan, kesenjangan upah per jam turun dari 19 persen menjadi 6 persen. Untuk penghasilan bulanan, selisihnya turun dari 28 persen menjadi 10 persen.<\/p>\n<p>Namun, sisa kesenjangan tersebut tidak dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang diukur dalam data.<\/p>\n<p>\u201cSebagian besar kesenjangan ini bukan karena perempuan bekerja lebih sedikit, lebih muda, atau bekerja di bagian sektor yang berbeda,\u201d kata Azzopardi Muscat.<\/p>\n<p>Menurut WHO, faktor struktural yang mungkin berperan antara lain rendahnya penghargaan terhadap pekerjaan perawatan, pemisahan pekerjaan berdasarkan gender, serta kemungkinan diskriminasi dalam penetapan upah.<\/p>\n<p>Laporan itu juga menemukan bahwa kelompok pekerjaan yang semakin didominasi perempuan cenderung memiliki tingkat upah lebih rendah. Pola tersebut terlihat pada pekerjaan manajerial, profesional, maupun teknis.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Pada posisi manajerial di sektor kesehatan dan perawatan, rata-rata upah tercatat 22 euro per jam. Sementara posisi manajerial sebanding di sektor lain rata-rata dibayar 24,70 euro per jam.<\/p>\n<p>WHO mengingatkan kesenjangan tersebut dapat berdampak pada pendapatan sepanjang hidup, hak pensiun, dan keamanan finansial perempuan pada usia tua.<\/p>\n<p>\u201cIni berarti pensiun yang lebih rendah, keamanan finansial yang lebih lemah di usia tua, serta risiko kemiskinan yang lebih tinggi bagi perempuan yang menghabiskan masa kerjanya untuk merawat orang lain,\u201d kata Azzopardi Muscat, seperti dikutip Euronews.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan persoalan itu bukan semata-mata soal kualifikasi.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan kebetulan dan bukan soal kualifikasi. Perempuan dibayar lebih rendah untuk pekerjaan yang sama dan tersisih dari posisi yang memberikan bayaran lebih tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>WHO mendorong transparansi gaji, peningkatan keterwakilan perempuan dalam posisi pengambil keputusan, serta upaya mengatasi norma dan stereotip gender.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/info-sehat\/595056\/perempuan-dominasi-77-persen-tenaga-kesehatan-eropa-upah-19-persen-lebih-rendah\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Perempuan mengisi 77 persen tenaga kerja kesehatan dan perawatan di Eropa. Namun, rata-rata upah per jam mereka masih 19 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki, menurut laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Menurut Euronews disitat, Senin, 21 September yang mengutip laporan WHO, sektor kesehatan dan perawatan merupakan pemberi kerja terbesar keempat di Kawasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107350,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107349","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107349"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107349\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}