{"id":107233,"date":"2026-09-21T06:51:16","date_gmt":"2026-09-20T23:51:16","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/fyp-usai-hut-pan-pantun-lebah-begantong-sebut-sejumlah-pejabat-hingga-diajak-foto-prabowo\/"},"modified":"2026-09-21T06:51:16","modified_gmt":"2026-09-20T23:51:16","slug":"fyp-usai-hut-pan-pantun-lebah-begantong-sebut-sejumlah-pejabat-hingga-diajak-foto-prabowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/21\/fyp-usai-hut-pan-pantun-lebah-begantong-sebut-sejumlah-pejabat-hingga-diajak-foto-prabowo\/","title":{"rendered":"FYP Usai HUT PAN, Pantun Lebah Begantong Sebut Sejumlah Pejabat hingga Diajak Foto Prabowo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Lebah Begantong mendadak berseliweran di media sosial dan masuk FYP setelah tampil dalam puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta. Grup musik Melayu asal Medan itu tidak hanya membawakan lagu, tetapi juga melontarkan pantun jenaka yang menyebut sejumlah pejabat yang hadir.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo Subianto ikut menikmati penampilan tersebut. Usai tampil, para personel Lebah Begantong dipanggil menghampiri Presiden dan kemudian berfoto bersama.<\/p>\n<p>Nama-nama pejabat yang hadir ikut masuk dalam pantun mereka. Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Menko Pangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menlu Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.<\/p>\n<p>Pantun itu kemudian ikut menyebar di media sosial. Sufmi Dasco Ahmad bahkan mengunggah ulang potongan penampilan Lebah Begantong melalui akun media sosial resminya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Lalu, siapa sebenarnya Lebah Begantong?<\/p>\n<p>Mengutip detikSumut, grup ini dibentuk di Medan pada 2017. Pada awal berdiri, Lebah Begantong beranggotakan 10 orang dengan latar belakang berbeda, tetapi sama-sama tertarik pada musik dan budaya Melayu.<\/p>\n<p>Perjalanan mereka juga tidak langsung dimulai dari panggung besar. Lebah Begantong sempat tampil dari satu tempat ke tempat lain tanpa bayaran demi mengenalkan kesenian Melayu kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Personel awalnya terdiri dari Najibullah Al Maidani Lubis, Eva Gusmala Yanti, Muhammad Sadikin, dan Fahri Azwar Situmorang sebagai vokalis. Zainal Arifin Nasution memainkan gitar, Kiki Citra Asmara pada keyboard, Muhammad Rizwan pada biola, Muhammad Kholidi memainkan pak pong, Angki Chamaro Siahaan pada drum, dan Jamaluddin pada akordion.<\/p>\n<p>Yang membuat mereka mudah dikenali bukan hanya musik Melayu. Pantun jenaka yang diselipkan di sela pertunjukan justru menjadi salah satu daya tarik utama.<\/p>\n<p>Cara itu membuat penonton Lebah Begantong makin beragam. Jika pada awalnya lebih banyak dinikmati kalangan berusia 40 tahun ke atas, penampilan dengan pantun jenaka kemudian mulai menarik perhatian anak muda.<\/p>\n<p>Nama Lebah Begantong makin dikenal setelah video pertunjukan mereka beredar di media sosial. Pada 2020, salah satu penampilan mereka juga sempat viral di Sumatera Utara.<\/p>\n<p>Mereka membawakan sejumlah lagu seperti Udin Sedunia, Tundang-Tundangan, dan Tanjung Katung. Pada 2018, Lebah Begantong sudah memiliki mini album berisi enam lagu.<\/p>\n<p>Panggung mereka kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia hingga Malaysia. Dari grup yang dulu tampil tanpa bayaran, Lebah Begantong kini kembali mencuri perhatian setelah pantun mereka di HUT PAN berseliweran di media sosial.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594972\/fyp-usai-hut-pan-pantun-lebah-begantong-sebut-sejumlah-pejabat-hingga-diajak-foto-prabowo\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Lebah Begantong mendadak berseliweran di media sosial dan masuk FYP setelah tampil dalam puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta. Grup musik Melayu asal Medan itu tidak hanya membawakan lagu, tetapi juga melontarkan pantun jenaka yang menyebut sejumlah pejabat yang hadir. Presiden Prabowo Subianto ikut menikmati penampilan tersebut. Usai tampil, para personel Lebah Begantong [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107233\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}