{"id":107044,"date":"2026-09-20T07:00:13","date_gmt":"2026-09-20T00:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/20\/transaksi-ekspor-umkm-tahun-ini-mencapai-rp-5824-triliun-ditargetkan-tumbuh-lagi\/"},"modified":"2026-09-20T07:00:13","modified_gmt":"2026-09-20T00:00:13","slug":"transaksi-ekspor-umkm-tahun-ini-mencapai-rp-5824-triliun-ditargetkan-tumbuh-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/20\/transaksi-ekspor-umkm-tahun-ini-mencapai-rp-5824-triliun-ditargetkan-tumbuh-lagi\/","title":{"rendered":"Transaksi Ekspor UMKM Tahun Ini Mencapai Rp 5,824 Triliun Ditargetkan Tumbuh Lagi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">JAKARTA &#8211; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan, program \u201c<a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/2172\/umkm\">UMKM<\/a> Bisa Ekspor\u201d <\/span><span class=\"s4\">mencatat peningkatan transaksi perdagangan yang signifikan. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Pada semester pertama tahun ini, nilai ekspor dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai 330 juta dolar AS, atau sekitar Rp5,824 triliun. Jumlah itu melonjak lebih dari dua kali lipat dari tahun 2025 yang sebesar 134,8 juta dolar AS, atau sekira Rp2,35 triliun. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">&#8220;Nilainya meningkat karena kita sudah memiliki pengalaman dari tahun lalu,&#8221; kata dia saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast <\/span><span class=\"s5\">EdShareOn <\/span><span class=\"s4\">yang tayang pada Rabu, 16 September 2026.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Program \u201cUMKM Bisa Ekspor\u201d bertumpu pada jejaring Kemendag di luar negeri. Indonesia sendiri punya 46 perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara sebagai agen pemasaran produk Indonesia. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Bila tahun lalu pelaku UMKM mempresentasikan usahanya secara daring, tahun ini promosinya lebih fokus di pameran luring untuk memperbesar peluang transaksi. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">&#8220;Pesertanya (pelaku UMKM) kami bawa pameran ke luar negeri, dan hasilnya (nilai transaksi) bisa lebih besar. Jadi tidak hanya <\/span><span class=\"s5\">business matching<\/span><span class=\"s4\"> secara <\/span><span class=\"s5\">online<\/span><span class=\"s4\">, tapi juga bertemu langsung,&#8221; ujar Fajarini.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Ia menyebut kolaborasi sebagai kunci tumbuhnya nilai transaksi ekspor UMKM. Tercatat pelaku usaha sejumlah negara menjadi pengimpor produk non-migas Indonesia, seperti negara-negara Amerika Latin, Saudi Arabia, Cile, juga Jepang. <\/span><span class=\"s4\">Mereka meminati produk UMKM seperti keripik tempe, herbal, durian, manggis, kopi, dan lainnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">&#8220;<\/span><span class=\"s4\">Saya sendiri cukup takjub melihat dalam dua tahun terakhir ini keripik tempe kita mendunia. Ke Amerika Latin ternyata bisa masuk, ke Saudi Arabia juga. Cile dan Jepang juga sangat antusias,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Walau ada peningkatan nilai transaksi dari tahun ke tahun, namun Kemendag masih mendorong pelaku usaha UMKM dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memperbesar peluang ekspornya.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\"> Berdasarkan data Kementerian UMKM, kontribusi UMKM terhadap nilai ekspor Indonesia berada di kisaran 15 persen. Di sisi lain, target pertumbuhan ekspor juga relatif tinggi, mencapai 9,6 persen pada 2029, atau menembus 405 miliar dolar AS.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Namun, melihat dinamika kondisi global, baik secara sosio-politik maupun ekonomi, proyeksi pertumbuhan ekspor tahun ini disebut Fajarini lebih konservatif. Pemerintah menargetkan total nilai ekspor sebesar 298,02 miliar dolar AS hingga 302,55 miliar dolar AS. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">&#8220;Dengan mempertimbangkan kondisi sekarang, perkiraan (pertumbuhan ekspor tahun ini) mungkin sekitar 5-6,9 persen. Agak pesimistis karena kondisi global tahun ini lebih menantang dibanding tahun sebelumnya,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Untuk mendorong kontribusi UMKM, pemerintah memfasilitasi dengan sejumlah program, salah satunya \u201cDari Lokal untuk Global\u201d yang dikembangkan dari \u201cUMKM Bisa Ekspor\u201d. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Fajarini menjelaskan, program ini terdiri atas sejumlah inisiatif, salah satunya membantu mengenalkan pelaku usaha soal tahapan masuk ke pasar ekspor. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Ada juga program \u201cDesa Bisa Ekspor\u201d yang menyasar pelaku usaha di desa, agar terhubung dengan rantai pasok ekspor. \u201c<\/span><span class=\"s4\">Di program ini kami bersinergi dengan kementerian lain termasuk Kementerian Pertanian untuk menggerakkan petani di desa-desa,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Tak hanya membekali dengan pelatihan dan pengetahuan awal soal ekspor, pemerintah disebut Fajarini juga memberi penguatan kapasitas pada UMKM lewat \u201c<\/span><span class=\"s5\">Export Coaching<\/span><span class=\"s4\">\u201d. Program yang berlangsung selama delapan bulan ini melatih pelaku UMKM untuk siap memasarkan produknya ke luar negeri, dan memahami prosedur ekspor yang berbeda antara negara satu dengan lainnya.<\/span><\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3 class=\"s3\"><span class=\"s6\">Trade Corporate University<\/span><span class=\"s2\"> (CorpU) Diharapkan Bentuk Negosiator Ekspor yang Tangguh<\/span><\/h3>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" title=\"Fajarini Puntodewi dan Eddy Wijaya.\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/594878\/body_image_2026092006.png\" alt=\"Fajarini Puntodewi dan Eddy Wijaya.\"\/><figcaption>Fajarini Puntodewi dan Eddy Wijaya. (dok. EdShareOn)<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Dinamika geopolitik dan ekonomi melahirkan tantangan baru dalam perdagangan global. Terlebih lagi pengaruh kecerdasan buatan atau AI dan digitalisasi relatif besar dalam pola transaksi dan mekanisme pasar. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Karena itulah Kementerian Perdagangan menginisiasi program Trade Corporate University untuk para aparatus sipil negara (ASN). CorpU yang diluncurkan awal September 2026 menyediakan metode pembelajaran kompetensi yang memberatkan pada praktik langsung di lapangan.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">\u201c<\/span><span class=\"s4\">Porsi metode praktik untuk pembelajaran di CorpU mencapai 70%, sedangkan 20%-nya adalah kolaborasi tim dan arahan mentor, dan 10%-nya kelas konvensional. Dengan model ini, kementerian menjadi semacam kampus atau inkubasi pembelajaran,\u201d ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi kepada Eddy Wijaya dalam podcast <\/span><span class=\"s5\">EdShareOn <\/span><span class=\"s4\">yang tayang pada Rabu, 16 September 2026.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Di Kementerian Perdagangan, CorpU memungkinkan ASN untuk turun langsung ke pabrik, melihat proses produksi UMKM, juga mendampingi proses negosiasi ekspor. <\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">\u201cDari pengalaman nyata itulah,<\/span><span class=\"s5\"> insight<\/span><span class=\"s4\"> ilmu dan keterampilan negosiasi mereka terasah. Karena di CorpU ini kami memberdayakan semua sumber daya riil yang ada demi meningkatkan kompetensi keahlian dan wawasan pasar dari ASN Kemendag,\u201d kata Fajarini.<\/span><\/p>\n<p class=\"s3\"><span class=\"s4\">Fajarini menambahkan, di CorpU, ASN ditargetkan untuk menguasai keahlian produk secara spesifik. Hal ini diperkuat dengan forum diskusi pertukaran pengetahuan yang rutin dilakukan di Kemendag. Nantinya jika program CorpU sudah berkelanjutan, para ASN diharapkan lebih kompeten dalam mentransfer ilmunya untuk para pelaku usaha sektor riil.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"s3\"><span class=\"s2\">Siapa Eddy Wijaya Sebenarnya, Begini Profilnya<\/span><\/h3>\n<p class=\"s7\"><span class=\"s4\">Sosok <a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/10960\/eddy-wijaya\">Eddy Wijaya<\/a> ad<\/span><span class=\"s4\">alah seorang podcaster kelahiran 17 Agustus 1972. Melalui akun YouTube @EdShareOn, Eddy mewawancarai banyak tokoh bangsa mulai dari pejabat negara, pakar hukum, pakar politik, politisi nasional, hingga selebritas Tanah Air. <\/span><\/p>\n<p class=\"s7\"><span class=\"s4\">Pria dengan khas lesung pipi bagian kanan tersebut juga seorang nasionalis yang merupakan aktivis perjuangan kalangan terdiskriminasi dan pemerhati sosial dengan membantu masyarakat lewat yayasan Wijaya Peduli Bangsa. <\/span><\/p>\n<p class=\"s7\"><span class=\"s4\">Ia juga aktif di bidang olahraga dengan menjabat Ketua Harian Persatua<\/span><span class=\"s4\">n Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pacu dan juga pernah menjabat Wakil Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Timur.<\/span><\/p>\n<p class=\"s7\"><span class=\"s4\"> Eddy juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, masa bakti 2022-2026. Gagasan-gagasannya terbentuk karena kerja kerasnya untuk mandiri sejak usia 13 tahun hingga sukses seperti sekarang. <\/span><\/p>\n<p class=\"s7\"><span class=\"s4\">Bagi Eddy, dunia kerja tidak semulus yang dibayangkan, kegagalan dan penolakan menjadi hal biasa. Hal itulah yang membuatnya memeg<\/span><span class=\"s4\">ang teguh tagline \u201cSukses itu hanya masalah waktu\u201d. <strong>(ADV)<\/strong><\/span><\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594878\/dirjen-pen-kemendag-ri-transaksi-ekspor-umkm-tahun-ini-mencapai-rp-5-824-triliun-ditargetkan-tumbuh-lagi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan, program \u201cUMKM Bisa Ekspor\u201d mencatat peningkatan transaksi perdagangan yang signifikan. Pada semester pertama tahun ini, nilai ekspor dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai 330 juta dolar AS, atau sekitar Rp5,824 triliun. Jumlah itu melonjak lebih dari dua kali lipat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107045,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-107044","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107044","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107044"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107044\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}