{"id":106897,"date":"2026-09-19T11:00:37","date_gmt":"2026-09-19T04:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/19\/idai-dorong-pemetaan-lonjakan-kasus-influenza-di-indonesia\/"},"modified":"2026-09-19T11:00:37","modified_gmt":"2026-09-19T04:00:37","slug":"idai-dorong-pemetaan-lonjakan-kasus-influenza-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/19\/idai-dorong-pemetaan-lonjakan-kasus-influenza-di-indonesia\/","title":{"rendered":"IDAI Dorong Pemetaan Lonjakan Kasus Influenza di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong pemerintah melakukan penelusuran terhadap daerah yang mengalami lonjakan kasus influenza sekaligus memetakan pola penyebaran virus tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami merasa perlu untuk mengetahui lebih jauh mengenai adanya lonjakan kasus dan kasus-kasus influenza, terutama influenza A yang tentunya berbahaya pada sebagian kelompok berisiko,\u201d kata Sekretaris Umum IDAI Dr. Dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp. H. Onk (K), dalam diskusi daring di Jakarta, dikutip <em>Antara<\/em>, Sabtu, 19 September.<\/p>\n<p>Menanggapi isu kenaikan kasus influenza di berbagai wilayah Indonesia, Hikari mengatakan berdasarkan pemantauannya memang terjadi peningkatan kasus di sejumlah ruang perawatan anak di rumah sakit di kota-kota besar. Namun, ia tidak menyebutkan lokasi maupun jumlah kasus secara spesifik.<\/p>\n<p>Menurut Hikari, pemetaan tersebut penting untuk membantu tenaga medis memberikan penanganan yang tepat berdasarkan gejala dan tingkat keparahan pasien.<\/p>\n<p>Terlebih, influenza merupakan salah satu penyakit yang perlu mendapat perhatian karena dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak yang termasuk kelompok rentan.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3>Kasus Influenza di Sejumlah Negara Asia Tenggara Naik<\/h3>\n<p>Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI Prof. Dr. Dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp. IPT(K), mengatakan berdasarkan data Kantor Regional WHO untuk Pasifik Barat (WHO WPRO) per 10 September 2026, sejumlah negara di Asia Tenggara mengalami peningkatan kasus influenza.<\/p>\n<p>Anggraini menyebutkan, tingkat positif influenza di Singapura berfluktuasi antara 24 hingga 37 persen dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut juga disertai tingginya kasus positif COVID-19.<\/p>\n<p>\u201cKita tahu bahwa orang-orang yang bekerja di perkotaan memerlukan perjalanan bisnis ke Singapura, sehingga itu jadi penyebab lonjakan seluruhnya,\u201d kata Anggraini.<\/p>\n<p>Di Brunei Darussalam, tingkat positif influenza mencapai 28 persen, meningkat dari sebelumnya sekitar 12 persen. Sementara di Malaysia, tingkat positif influenza dalam beberapa pekan terakhir berada di kisaran 19 hingga 20 persen.<\/p>\n<p>Adapun di Vietnam, tingkat positif influenza meningkat dari 7 persen menjadi 20 persen.<\/p>\n<p>Meski terjadi peningkatan kasus di sejumlah negara Asia Tenggara, Anggraini mengatakan sejauh ini belum terdapat lonjakan kasus influenza yang mengkhawatirkan di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cDibandingkan September 2026 dengan September tahun lalu memang kami tidak melihat adanya suatu lonjakan yang tinggi sebagaimana yang diperlihatkan oleh negara tetangga kita,\u201d katanya.<\/p>\n<h3>Anak Jadi Kelompok Rentan<\/h3>\n<p>Meski demikian, Anggraini mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak. Menurut dia, Indonesia memiliki sejumlah bandara yang menjadi pintu masuk dan tempat bertemunya masyarakat dari berbagai belahan dunia sehingga risiko penyebaran virus perlu diantisipasi.<\/p>\n<p>Ia mengatakan anak-anak termasuk kelompok rentan karena angka kejadian influenza pada anak masih lebih tinggi dibandingkan kelompok usia dewasa.<\/p>\n<p>Sebanyak 5 persen anak yang terkena influenza memerlukan perawatan di rumah sakit. Dari 80 persen kasus yang ditemukan pada anak, sebagian besar terjadi pada kelompok usia di bawah dua tahun, dengan 50 persen di antaranya berusia kurang dari enam bulan.<\/p>\n<p>Anggraini juga menyebutkan anak berusia di bawah lima tahun memiliki risiko kematian yang lebih tinggi akibat influenza.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594792\/idai-dorong-pemetaan-lonjakan-kasus-influenza-di-indonesia\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong pemerintah melakukan penelusuran terhadap daerah yang mengalami lonjakan kasus influenza sekaligus memetakan pola penyebaran virus tersebut. \u201cKami merasa perlu untuk mengetahui lebih jauh mengenai adanya lonjakan kasus dan kasus-kasus influenza, terutama influenza A yang tentunya berbahaya pada sebagian kelompok berisiko,\u201d kata Sekretaris Umum IDAI Dr. Dr. Hikari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106898,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106897"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106897\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}