{"id":106637,"date":"2026-09-18T04:21:14","date_gmt":"2026-09-17T21:21:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/18\/perang-kembali-pecah-di-yaman-57-ribu-anak-mengungsi-dalam-dua-pekan-terakhir\/"},"modified":"2026-09-18T04:21:14","modified_gmt":"2026-09-17T21:21:14","slug":"perang-kembali-pecah-di-yaman-57-ribu-anak-mengungsi-dalam-dua-pekan-terakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/18\/perang-kembali-pecah-di-yaman-57-ribu-anak-mengungsi-dalam-dua-pekan-terakhir\/","title":{"rendered":"Perang Kembali Pecah di Yaman, 57 Ribu Anak Mengungsi dalam Dua Pekan Terakhir"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Permusuhan yang kembali memanas di Yaman telah menyebabkan lebih dari 57.000 anak mengungsi hanya dalam waktu dua minggu, sehingga memperparah krisis kemanusiaan yang sudah parah, demikian ungkap UNICEF dalam laporan pekan ini.<\/p>\n<p>Lebih dari 104.000 orang telah mengungsi sejak 3 September\u2014termasuk lebih dari 57.000 anak\u2014akibat eskalasi pertempuran di wilayah barat Taiz, selatan Al-Hudaydah, Marib, dan daerah lainnya, menurut badan PBB yang menangani urusan anak-anak tersebut.<\/p>\n<p>UNICEF menyatakan, setidaknya sembilan anak dilaporkan tewas dan 12 lainnya terluka sejak eskalasi dimulai, sementara tiga anak lainnya dilaporkan hilang setelah serangan di jalan yang menghubungkan pantai barat Yaman dengan Aden.<\/p>\n<p>Pertempuran yang kembali pecah ini juga mengganggu akses terhadap layanan penting. Tercatat 26 fasilitas kesehatan yang didukung UNICEF mengalami gangguan layanan, dan 243 sekolah ditutup atau menghentikan kegiatan belajar-mengajar, yang berdampak pada lebih dari 137.000 siswa.<\/p>\n<p>&#8220;Anak-anak di Yaman sebelumnya sudah hidup di tengah salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia,&#8221; ujar Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Edouard Beigbeder, melansir <em>Anadolu<\/em> (17\/9).<\/p>\n<p>&#8220;Kini, puluhan ribu keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka hanya dalam waktu dua minggu,&#8221; tambahnya, seraya memperingatkan kekerasan terbaru ini &#8220;mengikis sedikit stabilitas&#8221; yang masih dimiliki anak-anak setelah bertahun-tahun dilanda konflik, kelaparan, pengungsian, dan gangguan pendidikan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut UNICEF menyatakan pihaknya sedang memperluas respons darurat untuk menjangkau hingga 231.000 orang yang terdampak oleh eskalasi tersebut.<\/p>\n<p>Badan tersebut mengatakan pihaknya memberikan dukungan bagi fasilitas kesehatan, mendistribusikan paket kebersihan dan tangki air di Taiz, menyediakan tambahan pasokan air dan perlengkapan kebersihan di Marib, serta mengerahkan kembali sembilan tim keliling kesehatan dan gizi ke lokasi pengungsian dan masyarakat terdampak di Aden, Marib, dan Taiz.<\/p>\n<p>Bantuan darurat air dan sanitasi diperkirakan akan menjangkau lebih dari 200.000 orang melalui penyediaan air bersih, perlengkapan kebersihan, serta perbaikan mendesak terhadap sistem yang rusak.<\/p>\n<p>Dampak eskalasi ini juga telah meluas hingga ke Selat Bab al-Mandeb. \u200b\u200bUNICEF melaporkan lebih dari 2.000 orang &#8211; termasuk banyak anak-anak &#8211; telah tiba di Djibouti setelah menempuh perjalanan berbahaya yang diwarnai suhu ekstrem, dehidrasi, dan risiko terhadap keselamatan.<\/p>\n<p>Bahkan sebelum eskalasi terkini terjadi, sekitar 12,2 juta anak di Yaman sudah membutuhkan bantuan kemanusiaan, menurut data UNICEF.<\/p>\n<p>Lebih dari 2,2 juta anak balita mengalami kekurangan gizi akut\u2014termasuk lebih dari 515.000 anak yang menderita kekurangan gizi akut parah\u2014sementara 3,2 juta anak usia sekolah tidak bersekolah.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Sekitar 17,8 juta orang tidak memiliki akses yang memadai terhadap layanan kesehatan, air, dan sanitasi, dengan hanya 60 persen fasilitas kesehatan yang beroperasi penuh, ungkap badan tersebut.<\/p>\n<p>UNICEF kembali menegaskan seruan Sekretaris Jenderal PBB agar semua pihak yang bertikai melindungi warga sipil &#8211; termasuk anak-anak &#8211; mematuhi hukum humaniter internasional, serta memfasilitasi akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan.<\/p>\n<p>Diketahui, Yaman dilanda konflik sejak kelompok Houthi merebut Sanaa dan beberapa provinsi pada Bulan September 2014. Sebuah koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi pada bulan Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594612\/perang-kembali-pecah-di-yaman-57-ribu-anak-mengungsi-dalam-dua-pekan-terakhir\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Permusuhan yang kembali memanas di Yaman telah menyebabkan lebih dari 57.000 anak mengungsi hanya dalam waktu dua minggu, sehingga memperparah krisis kemanusiaan yang sudah parah, demikian ungkap UNICEF dalam laporan pekan ini. Lebih dari 104.000 orang telah mengungsi sejak 3 September\u2014termasuk lebih dari 57.000 anak\u2014akibat eskalasi pertempuran di wilayah barat Taiz, selatan Al-Hudaydah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106638,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106637"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106637\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}