{"id":106539,"date":"2026-09-17T18:27:02","date_gmt":"2026-09-17T11:27:02","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/saksi-kpk-kembali-ungkap-fakta-tidak-ada-sepeser-pun-uang-yang-mengalir-kepada-gus-yaqut\/"},"modified":"2026-09-17T18:27:02","modified_gmt":"2026-09-17T11:27:02","slug":"saksi-kpk-kembali-ungkap-fakta-tidak-ada-sepeser-pun-uang-yang-mengalir-kepada-gus-yaqut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/saksi-kpk-kembali-ungkap-fakta-tidak-ada-sepeser-pun-uang-yang-mengalir-kepada-gus-yaqut\/","title":{"rendered":"Saksi KPK Kembali Ungkap Fakta Tidak Ada Sepeser pun Uang yang Mengalir kepada Gus Yaqut"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/mfUM1UR0QJoc6GefowS07QZItOJK09SdfsEMLKkQGdA\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTQ1NzIvMjAyNjA5MTcxODE2LW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzg5NjQzNzc0LndlYnA.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap fakta mengejutkan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam persidangan kasus dugaan korupsi kouta haji tambahan 2023-204 di Pengadilan Tipikor, Kamis, 17 September, kembali terungkap tidak ada sepersen pun uang fee percepatan dan uang lainnya yang diterima Gus Yaqut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam persidangan kali ini JPU menghadirkan saksi fakta dua mantan Kasubdit Perizinan, Akreditasi dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus di era Menag Gus Yaqut, yakni Agus Syafi dan Rizky Fisa Abadi. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menjawab pertanyaan JPU, Rizky Fisa menegaskan tidak ada uang yang mengalir kepada Gus Men (Gus Yaqut) sepeser pun. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Apakah ada uang diterima Gusmen atau Gus Yaqut dari saksi,&#8221; tanya JPU.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Tidak ada,&#8221; tanya Rizky Fisa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Apalah saksi pernah menyerahkan uang ke Menteri Gus Yaqut,&#8221; cecar JPU.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Tidak pernah,&#8221; jawab Rizky Fisa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Nama Rizky Fisa termasuk saksi kunci KPK terkait dakwaan penerimaan fee percepatan dalam kasus kuota haji tambahan. Sebab baik Rizky Fisa maupun Agus Syafii diketahui sebagai penerima ribuan dollar AS dari sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Namun, dalam persidangan terungkap uang tersebut tidak pernah diterima Gus Yaqut. Uang tersebut ternyata masih dalam penguasaan keduanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Bahkan, kedua saksi menegaskan tidak pernah mendapat perintah dari Gus Yaqut terkait fee percepatan. Terungkap uang fee percepatan masih ada di saksi dan telah dipakai untuk membeli sejumlah aset, seperti mobil dan rumah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JPU sempat mencecar terkait alasan uang percepatan itu masih di mereka. Saksi beralasan karena menunggu arahan dari direktur, dalam hal ini Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Nur Taufik.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JPU yang tidak puas dengan jawaban tersebut terus bertanya. &#8220;Loh, bisa bertahan-tahun uang sebesar itu ada di saudara saksi,&#8221; tanya JPU.<span class=\"Apple-converted-space\"> <\/span>Saksi tetap berkelit dengan jawaban masih menunggu arahan dari direktur.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam persidangan juga terungkap Gus Yaqut tidak pernah mengurusi soal siapa saja jemaah haji yang akan berangkat, terutama jemaah T0 alias tanpa daftar tunggu yang sering dipersoalkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Saksi menegaskan tidak pernah menerima instruksi, surat perintah, atau permintaan dalam bentuk dokumen apapun secara langsung dari Gus Yaqut soal calon jamaah. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Padahal, selama lebih dari 1,5 tahun berbagai tudingan terhadap Gus Yaqut telah muncul ke ruang publik, termasuk menerima sejumlah uang. Bahkan masuk dalam dakwaan JPU.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Namun, dalam persidangan yang selama ini, saksi-saksi secara tegas menyatakan tidak ada unsur keuangan yang mengarah kepada Gus Yaqut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kuasa Hukum Gus Yaqut, Melissa Anggraini sebelumnya mengatakan, dari 432 saksi yang diperiksa dalam berkas dakwaan, tidak ada satu pun yang menyatakan atau mengaku memberikan fee maupun aliran uang kuota haji secara langsung kepada Gus Yaqut. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Bahkan dalam persidangan, ketika Melissa mengonfirmasi istilah &#8220;bos&#8221; atau dugaan arahan fee yang sempat dilontarkan saksi, ternyata fakta persidangan menunjukkan hal itu tidak merujuk maupun mengalir ke Gus Yaqut. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Bahkan saksi yang sempat menyebut nama Yaqut dalam BAP awal juga telah melakukan klarifikasi dan pencabutan keterangan. Aliran fee atau penerimaan uang justru mengarah ke pihak-pihak lain\u2014termasuk oknum pejabat ASN Internal Kemenag serta pihak asosiasi atau biro travel\u2014dan bukan milik atau mengalir ke Gus Yaqut,&#8221; paparnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dengan bukti kuat di persidangan ini, Melissa berharap, kasus dugaan korupsi yang menjerat Gus Yaqut semakin terang benderang. Dia juga yakin, para saksi yang dihadirkan hari ini akan memperkuat posisi Gus Yaqut yang tak pernah memberikan instruksi atau menerima aliran fee dari fee percepatan T0 haji khusus.<\/span><\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594572\/saksi-kpk-kembali-ungkap-fakta-tidak-ada-sepeser-pun-uang-yang-mengalir-kepada-gus-yaqut\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap fakta mengejutkan. Dalam persidangan kasus dugaan korupsi kouta haji tambahan 2023-204 di Pengadilan Tipikor, Kamis, 17 September, kembali terungkap tidak ada sepersen pun uang fee percepatan dan uang lainnya yang diterima Gus Yaqut. Dalam persidangan kali ini JPU menghadirkan saksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106539"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106539\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}