{"id":106515,"date":"2026-09-17T16:20:23","date_gmt":"2026-09-17T09:20:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/tim-hukum-nafas-kalbar-layangkan-class-action-lawan-10-tergugat-presiden-wapres-menhut-hingga-kapolri\/"},"modified":"2026-09-17T16:20:23","modified_gmt":"2026-09-17T09:20:23","slug":"tim-hukum-nafas-kalbar-layangkan-class-action-lawan-10-tergugat-presiden-wapres-menhut-hingga-kapolri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/tim-hukum-nafas-kalbar-layangkan-class-action-lawan-10-tergugat-presiden-wapres-menhut-hingga-kapolri\/","title":{"rendered":"Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Class Action Lawan 10 Tergugat: Presiden, Wapres, Menhut Hingga Kapolri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: center;\">\u201cPemerintah Dinilai Abai, Asap Karhutla Sudah Diprediksi Sejak Tahun Lalu\u201d<\/p>\n<p>PONTIANAK, Fokus Berita \u2013 Tim Hukum Nafas Kalbar yang memperjuangkan udara bersih dan sehat di Kalbar telah menerima kuasa dari AMAN, Pemuda Katolik Komda Kalbar, Perkumpulan Laman Puyuh Indonesia, dan perseorangan untuk menggugat pemerintah terkait bencana asap Karhutla.<\/p>\n<p>\u201cKami penggugat ini korban dari asap karena karhutla yang berlangsung, yang bencana ini sudah diprediksi tahun lalu, namun pemerintah abai dan minim tindakan atau lalai, maka kami menggugat, kami melalui tim hukum lakukan class action,\u201d ungkap Glorio Sanen, Ketua Tim Hukum Nafas Kalbar kepada sejumlah wartawan pada konferensi pers di Pontianak, Kamis (17\/9\/2026)*.<\/p>\n<p>Sanen menegaskan gugatan telah dilayangkan lewat Pengadilan Negeri Pontianak dan sudah terdaftar serta terregister.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-89324\" src=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260917_151643-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"178\"\/><\/p>\n<p>Tergugat ada 10 diantaranya Presiden, Wapres, Kemenhut, KLH, Kapolri. Turut Tergugat 14 institusi.<\/p>\n<p>\u201cIni gugatan class action yang penggugat representatif korban akibat kabut asap dan karhutla di Kalimantan Barat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Darurat: ISPA Meningkat, Ada yang Meninggal<br \/>\u201cKami mohon provisi, karena sudah darurat, banyak yang terkena ISPA bahkan meninggal. Pendidikan lumpuh (pembelajaran online), penerbangan terganggu, transportasi sungai terganggu 45 hari ini. Kebakaran gambut diproses secara cepat,\u201d kata Sanen.<\/p>\n<p>Menurut Tim Hukum Nafas Kalbar, kondisi ini sudah memenuhi syarat sebagai bencana nasional.<\/p>\n<p>3 Permohonan Provisi Tim Hukum Nafas Kalbar:<\/p>\n<p>1. Karhutla &amp; Asap Ditetapkan Bencana Nasional<br \/>Karena Kalbar dinilai tidak mampu menanganinya sendiri.<\/p>\n<p>2. Pemerintah Pusat Cairkan Bantuan ke Kalbar untuk Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kabupaten\/Kota terdampak.<\/p>\n<p>3. Gubernur &amp; Pemerintah Daerah Bertindak Cepat<br \/>Untuk mengatasi bencana nasional ini secara sigap dan terkoordinasi. (Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/tim-hukum-nafas-kalbar-layangkan-class-action-lawan-10-tergugat-presiden-wapres-menhut-hingga-kapolri\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-hukum-nafas-kalbar-layangkan-class-action-lawan-10-tergugat-presiden-wapres-menhut-hingga-kapolri\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPemerintah Dinilai Abai, Asap Karhutla Sudah Diprediksi Sejak Tahun Lalu\u201d PONTIANAK, Fokus Berita \u2013 Tim Hukum Nafas Kalbar yang memperjuangkan udara bersih dan sehat di Kalbar telah menerima kuasa dari AMAN, Pemuda Katolik Komda Kalbar, Perkumpulan Laman Puyuh Indonesia, dan perseorangan untuk menggugat pemerintah terkait bencana asap Karhutla. \u201cKami penggugat ini korban dari asap karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106516,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106515","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106515","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106515"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106515\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}