{"id":106436,"date":"2026-09-17T09:56:13","date_gmt":"2026-09-17T02:56:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/sar-perluas-pencarian-lima-wartawan-hilang-dari-pantai-carita-hingga-anyer\/"},"modified":"2026-09-17T09:56:13","modified_gmt":"2026-09-17T02:56:13","slug":"sar-perluas-pencarian-lima-wartawan-hilang-dari-pantai-carita-hingga-anyer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/17\/sar-perluas-pencarian-lima-wartawan-hilang-dari-pantai-carita-hingga-anyer\/","title":{"rendered":"SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang dari Pantai Carita hingga Anyer"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>PANDEGLANG \u2014 Lima wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda belum ditemukan hingga memasuki hari ke-10 operasi SAR, Kamis. Tim gabungan kini memperluas pencarian hingga 8.509 nautical mile (NM) persegi, sekaligus menyisir pesisir Carita hingga Pantai Anyer untuk menindaklanjuti setiap informasi mengenai keberadaan mereka.<\/p>\n<p>Lima wartawan tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.<\/p>\n<p>Kelima wartawan itu merupakan bagian dari rombongan delapan orang yang menggunakan kapal cepat KM Arupadatu I untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tiga orang lainnya merupakan kru kapal, yakni Warta sebagai kapten, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan pencarian terus diperluas untuk mencakup kemungkinan pergeseran posisi kapal maupun para penumpangnya akibat kondisi arus dan perairan Selat Sunda.<\/p>\n<p>&#8220;Penyisiran darat tetap kami lakukan di sepanjang pesisir Carita sampai ke Pantai Anyer, termasuk untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penemuan jenazah, yang setelah sebelumnya ditelusuri hasilnya nihil,&#8221; kata Rizky di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, dikutip Antara Kamis 17 September.<\/p>\n<p>Pada hari ke-10, tim SAR membagi wilayah operasi menjadi 10 sektor. Cakupan pencarian meningkat tajam dari 3.439 NM persegi pada Rabu menjadi 8.509 NM persegi pada Kamis.<\/p>\n<p>Sektor C menjadi area pencarian terluas dengan cakupan 3.380 NM persegi. Wilayah tersebut disisir KRI Leuser dan KRI Dewa Kembar hingga memasuki perairan Samudra Hindia, dari sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.<\/p>\n<p>Selain memperluas penyisiran laut, Basarnas mengoptimalkan pencarian dari darat. Tim bergerak sepanjang pesisir Carita hingga Anyer untuk memeriksa setiap laporan masyarakat yang berpotensi mengarah pada keberadaan lima wartawan tersebut.<\/p>\n<p>Pemantauan juga dilakukan melalui jalur pelayaran. Tim SAR terus memperbarui siaran e-broadcast bekerja sama dengan Vessel Traffic Services (VTS) untuk memantau kapal-kapal niaga yang melintas di Selat Sunda.<\/p>\n<p>Hingga Kamis, belum ada laporan terkonfirmasi dari kapal yang melintas mengenai temuan baru. Namun, setiap informasi dari pengguna jasa pelayaran tetap diprioritaskan untuk diverifikasi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Pencarian dari udara turut disiapkan. Satu unit helikopter HR-3601 Basarnas disiagakan di Lanud Atang Sendjaja (ATS), Bogor, Jawa Barat, dan dapat dikerahkan apabila kondisi operasi membutuhkan dukungan udara.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, kita upayakan semuanya. Basarnas memastikan seluruh jalur komunikasi dan tindakan penyisiran, baik di darat, laut, maupun udara, dioptimalkan hingga seluruh potensi titik terang dapat terverifikasi,&#8221; ujar Rizky.<\/p>\n<p>Memasuki hari ke-10, pencarian lima wartawan masih terus dilakukan dengan memperluas radius operasi dan menggabungkan penyisiran darat, laut, serta udara. Basarnas juga mengandalkan informasi masyarakat dan kapal yang melintas untuk menemukan titik baru yang dapat diverifikasi tim SAR.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594473\/sar-perluas-pencarian-lima-wartawan-hilang-dari-pantai-carita-hingga-anyer\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PANDEGLANG \u2014 Lima wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda belum ditemukan hingga memasuki hari ke-10 operasi SAR, Kamis. Tim gabungan kini memperluas pencarian hingga 8.509 nautical mile (NM) persegi, sekaligus menyisir pesisir Carita hingga Pantai Anyer untuk menindaklanjuti setiap informasi mengenai keberadaan mereka. Lima wartawan tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106437,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106436","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106436","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106436"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106436\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106436"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106436"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106436"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}