{"id":106232,"date":"2026-09-16T13:11:06","date_gmt":"2026-09-16T06:11:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/16\/gerindra-sepakat-parliamentary-threshold-5-persen-di-ruu-pemilu\/"},"modified":"2026-09-16T13:11:06","modified_gmt":"2026-09-16T06:11:06","slug":"gerindra-sepakat-parliamentary-threshold-5-persen-di-ruu-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/16\/gerindra-sepakat-parliamentary-threshold-5-persen-di-ruu-pemilu\/","title":{"rendered":"Gerindra Sepakat Parliamentary Threshold 5 Persen di RUU Pemilu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/j3ApnkNHYBECEp9YD5wrAwSQhaumJ46cv_LPIOBA0pc\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTQzMjkvMjAyNjA5MTYxMzA4LW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzg5NTM4OTQ1LndlYnA.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Partai Gerindra sepakat ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold sebesar 5 persen dalam RUU Pemilu. Ambang batas itu juga disebut menjadi kesepakatan sejumlah partai politik dalam pertemuan petinggi parpol beberapa waktu lalu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Ya, jadi kemarin beberapa Ketua Umum partai berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku Ketua Harian untuk membicarakan mengenai hal-hal yang perlu dibicarakan dalam rangka Undang-Undang Pemilu. Tapi satu hal yang sepertinya semua sepakat, tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain, Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen,&#8221; ujar Sekjen Gerindra, Sugiono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan, dan saya kira itu yang kita sepakati. Kemudian beberapa hal lain juga dibicarakan,&#8221; sambungnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Intinya, lanjut Sugiono, parpol sepakat agar pemilu ke depan bisa lebih efisien dan efektif. &#8220;Juga bagaimana suara-suara rakyat, yaitu yang tersisa tetap bisa terakomodir dengan baik. Karena bagaimanapun ya itu adalah suara dan aspirasi mereka,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Jadi kurang lebih garis besarnya seperti itu. Bahwa, satu, pemilu lebih efektif. Kedua, pemilu itu efisien. Ketiga, keterlibatan seluruh rakyat, dalam hal ini suara-suara yang kan kadang-kadang ada suara yang tidak, yang terbuang, yang tersisa, itu juga bisa diakomodir seoptimal mungkin,&#8221; jelas Sugiono.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Saat ditanya soal kesepakatan mutlak partai-partai politik tentang kenaikan angka ambang batas parlemen, Sugiono menegaskan Gerindra sepakat 5 persen.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Kalau kita setuju di 5 persen,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sugiono mengatakan kesepakatan bulat akan dibahas dalam pertemuan para Ketum parpol selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Itu yang kemarin dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatan, ya kita kumpul lagi. Tapi belum tahu kapan, apakah di tahun ini atau di tahun depan, ya seperti apa nanti. Ya kita lihat aja nanti,&#8221; kata menteri luar negeri itu.<\/span><\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/594329\/gerindra-sepakat-parliamentary-threshold-5-persen-di-ruu-pemilu\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Partai Gerindra sepakat ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold sebesar 5 persen dalam RUU Pemilu. Ambang batas itu juga disebut menjadi kesepakatan sejumlah partai politik dalam pertemuan petinggi parpol beberapa waktu lalu. &#8220;Ya, jadi kemarin beberapa Ketua Umum partai berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku Ketua Harian untuk membicarakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106232"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106232\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}