{"id":106152,"date":"2026-09-16T06:55:12","date_gmt":"2026-09-15T23:55:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/16\/tesla-cybercab-bikin-perjalanan-10-menit-di-austin-jadi-70-menit\/"},"modified":"2026-09-16T06:55:12","modified_gmt":"2026-09-15T23:55:12","slug":"tesla-cybercab-bikin-perjalanan-10-menit-di-austin-jadi-70-menit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/16\/tesla-cybercab-bikin-perjalanan-10-menit-di-austin-jadi-70-menit\/","title":{"rendered":"Tesla Cybercab Bikin Perjalanan 10 Menit di Austin Jadi 70 Menit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Tesla Cybercab membuat perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit di Austin, Texas, Amerika Serikat, berubah menjadi perjalanan selama 70 menit. Ini terjadi setelah robotaxi tanpa pengemudi tersebut mengambil rute memutar. Kondisi itu terjadi karena robotaxi Tesla belum dapat menggunakan jalan tol dan harus mengandalkan jalan permukaan.<\/p>\n<p>Pengalaman tersebut dibagikan seorang penumpang melalui forum <em>Reddit r\/Austin.<\/em> Penumpang itu memesan Tesla Cybercab dari 99 Ranch Market menuju Domain, yang sama-sama berada di wilayah utara Austin.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Dalam kondisi normal, perjalanan kedua lokasi tersebut dapat ditempuh sekitar 10 menit dengan menggunakan jalan tol. Namun, menurut penumpang tersebut, Cybercab justru mengambil rute jauh ke selatan melalui East Austin sebelum akhirnya kembali menuju tujuan.<\/p>\n<p>Penumpang itu mengatakan perjalanan secara keseluruhan berlangsung sekitar 70 menit. Ia kemudian memberi judul unggahannya, <em>&#8220;My Cybercab held me hostage for an hour&#8221;<\/em>. Ungkapan tersebut dimaksudkan sebagai lelucon karena penumpang tetap dapat mengakhiri perjalanan robotaxi kapan saja dan menggunakan layanan transportasi lain.<\/p>\n<p>Tarif perjalanan tersebut mencapai sekitar 20 dolar AS atau sekitar Rp353.300 jika menggunakan kurs Rp17.665 per dolar AS. Nilai itu disebut masih berada di kisaran tarif pasar. Namun, aplikasi Tesla hanya menampilkan perkiraan harga ketika perjalanan dipesan dan tidak memberikan perkiraan waktu tempuh.<\/p>\n<p>Rute memutar tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah keterbatasan sistem robotaxi Tesla di Austin. Berdasarkan pembahasan para penumpang dalam forum tersebut, Tesla Cybercab tidak menggunakan jalan tol seperti MoPac atau US-183.<\/p>\n<p>Robotaxi tersebut juga disebut menghindari perlintasan rel kereta api sebidang. Kombinasi kedua keterbatasan itu membuat kendaraan harus mengambil jalur yang lebih jauh melalui jalan permukaan.<\/p>\n<p>Menurut penjelasan penumpang yang membagikan pengalamannya, Cybercab pada akhirnya berjalan cukup jauh ke arah selatan dan mengikuti jalur yang sejajar dengan Red Line milik Capital Metro. Kendaraan baru dapat melintasi jalur kereta setelah mencapai sebuah jembatan di wilayah East Austin.<\/p>\n<p>Kejadian tersebut menjadi gambaran mengenai dampak keterbatasan rute terhadap pengalaman penumpang robotaxi di kota yang memiliki jaringan jalan tol sebagai bagian penting dari perjalanan antarkawasan.<\/p>\n<p>Tesla saat ini masih menjalankan robotaxi tanpa pengemudi di Austin dengan sistem yang menghindari jalan tol. Berbeda dengan Tesla, Waymo telah menjalankan layanan perjalanan tanpa pengemudi di jalan tol.<\/p>\n<p>Sistem Tesla disebut masih beroperasi di jalan permukaan dengan batas wilayah operasi yang ketat. Kondisi tersebut memungkinkan kendaraan beroperasi pada kecepatan lebih rendah dibandingkan ketika menggunakan jalan tol.<\/p>\n<p>Pengalaman perjalanan selama 70 menit tersebut juga terjadi tidak lama setelah Cybercab mulai membawa penumpang umum di Austin pada 3 September 2026. Pada hari yang sama, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat membuka audit terkait proses sertifikasi Tesla untuk kendaraan dua penumpang yang tidak memiliki roda kemudi dan pedal.<\/p>\n<p>Sebelumnya, salah satu robotaxi Tesla di Austin juga dilaporkan melaju menabrak pembatas tiang di jalan.<\/p>\n<p>Keterbatasan rute tersebut tidak hanya berlaku untuk Cybercab. Tesla menggunakan perangkat lunak yang sama dengan kemampuan menghindari jalan tol pada robotaxi berbasis Model Y di Austin. Karena itu, penumpang kedua jenis kendaraan tersebut berpotensi mengalami rute memutar serupa.<\/p>\n<p>Pengalaman penumpang di Austin menunjukkan bahwa kemampuan robotaxi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kendaraan mengemudi tanpa manusia, tetapi juga oleh ruas jalan yang diizinkan untuk digunakan. Dalam kasus ini, ketidakmampuan menggunakan jalan tol dan menghindari perlintasan rel sebidang dapat membuat waktu perjalanan meningkat secara signifikan.<\/p>\n<p>Bagi Tesla, kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memperluas kemampuan robotaxi agar dapat menangani perjalanan dengan pola yang lebih mendekati kendaraan yang dikemudikan manusia.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/otoinfo\/594239\/tesla-cybercab-bikin-perjalanan-10-menit-di-austin-jadi-70-menit\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Tesla Cybercab membuat perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit di Austin, Texas, Amerika Serikat, berubah menjadi perjalanan selama 70 menit. Ini terjadi setelah robotaxi tanpa pengemudi tersebut mengambil rute memutar. Kondisi itu terjadi karena robotaxi Tesla belum dapat menggunakan jalan tol dan harus mengandalkan jalan permukaan. Pengalaman tersebut dibagikan seorang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106153,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106152"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106152\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}